harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
PLN
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Di mata Politisi PAN, Boltim Butuh Om Edo-Ama

Harimanado.TUTUYAN – Persaingan bakal calon di pilkada Bolmomg Timur (Boltim) 2020 mulai ketat.

 

DIKENAL LUAS: Suhendro Boroma dan salah satu tomas Boltim pekan lalu, di Boltim.(foto:wa)

Belasan nama dikabarkan ingin bertarung. Akan tetapi, yang dikenal dan dianggap berpeluang hanya beberapa nama.

 

Amalia Landjar dengan warga beberapa waktu lalu.(foto:wa)

Mereka rata-rata dari Desa Togid, Tutuyan. Putri Bupati Boltim Amalia Landjar, mantan Sekda yang nonaktif Oscar Manoppo, yang baru diangkat Ass 2 Robby Mamonto, mantan KPU Bolmong Uyun Pangalima dan tokoh Sulut asal Togid Suhendro Boroma.

 

”Saya perkirakan calon bupati kedepan asal Togid,”kata pengamat sosial pemerintahan Pitres Somborwadile di media sosial.

 

Apa kata Pitres sepertinya tidak meleset. Ada dua figur yang dikenal luas.

 

Suhendro Boroma (SB) dan Amalia Landjar. Mereka agak membumi di Boltim.

 

Om Edo sapaan akrabnya mulai dielus sebagai calon bupati yang bisa membawa perubahan bersama Amalia Landjar.

 

Related Posts
dlm artikel

Seperti dikatakan Iksan Pakaya, figur terbaik ada di antara Amalia Landjar dan SB.

 

Meskipun demikian, Pakaya enggan berspekulasi siapa survei tertinggi di antara keduanya.

 

“Kalau partai memiliki mekanisme untuk rekrutmen calon kepada daerah. Jadi tinggal diihat nanti siapa yang tertinggi  survey. Meskipun di atas kertas Amelia karena dia anak bupati dan kader PAN,” ujarnya, Senin (20/1) kepada Harian Manado.

 

Dia menegaskan, secara kualitas cukup baik keduanya. Sebab, dirinya mengakui sering ngobrol bersama.

 

“Amalia kuliah di S2 di Universitas Indonesia (UI). Kalaupun secara pengalaman tentu dia boleh belajar dengan orang tuanya. Sementara Hendro sudah teruji dan memiliki jejaring luas,” terangnya.

 

Dia menegaskan, beda halnya dengan figur lainnya. Dirinya belum mengenal secara dekat. Kalau Om Edo salah satu tetangga waktu di Tuminting. Namun hubungan secara personal tentu tidak dekat.

 

“Cuman saya ketahui Suhendro Boroma Direktur Manado Post, terus ditarik ke Jakarta. Sampai sekarang Direktur Jawa Post kalau tidak salah. Mungkin Suhendro Boroma ini kelasnya sudah nasional,” ungkap Bendahara PAN Boltim ini.

 

Ditambahakanya, kalau pun secara pribadi pihaknya belum terlalu kenal lebih, akan tetapi kalau namanya sudah di Jakarta boleh dikatakan bisa juga membawa perubahan untuk Boltim.

 

“Amalia orang kenal seperti Eyang. Amalia juga mempunyai gagasan luas. Sedangkan Suhendro Boroma secara nasional dan jaringan cukup luas pasti bisa membawa perubahan untuk Boltim ke depan,” tandasnya. (tr09/but)

 

jrbm

Leave A Reply

Your email address will not be published.