harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
PLN
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Hilangkan Praktik Menyimpang di Lapas Manado!

Harimanado.com, MANADO – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Tuminting Manado saat ini dijabat oleh Samsudin.

Samsudin ditunjuk Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Utara setelah memberhentikan Sulistiyo Wibowo pasca kerusuhan di lapas tersebut.

Mona Kloer

Gerak cepat dari struktural pimpinan Kantor Wilayah Sulut Kemenkumham perihal pergantian Kalapas Kelas IIA itu mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Manado, Mona Kloer.

“Pastinya saya mengapresiasi. Semoga menjadi awal yang baik untuk bisa bersinergi dengan warga binaan dan para petugas lapas,” ujarnya.

Dia juga mengingakan soal koreksi-koreksi perihal tuntutan warga binaan waktu yang lalu.

“Diharapkan menjadi bahan evaluasi kedepannya agar hajat hidup serta hak-hak warga binaan lebih diperhatikan,” tuturnya. Dia juga meminta agar tidak ada lagi praktik-praktik menyimpang dalam lapas.

Related Posts
dlm artikel

“Makan minum harus layak. Kemudia perlakuan manusiawi menjadi perhatian khusus untuk bisa diterapkan,” pintanya.

Sementara itu, Plh Kalapas Kelas IIA Manado, Samsudin mengaku bahwa dirinya telah dipercayakan untuk lakukan pembenahan di Lapas Kelas IIA Manado. Meski kewenangannya masih terbatas.

“Kewenangan saya masih terbatas. Tapi kita akan kerja pemulihan dulu mulai dari pegawai. Kemudian bersihkan puing-puing pasca kerusuhan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Kemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara Edy Wardoyo mengatakan bahwa ada tuntutan dari warga binaan untuk mengganti Kalapas Manado.

Saat ini, kondisi di Lapas Kelas IIA Manado sedang dalam pemulihan, baik rehabilitasi fisik bangunan yang terdampak kerusuhan maupun warga binannya.

Pasca kerusuhan, pihak Ditjen Pas sudah lakukan inventarisasi kerusakan dan kerugian untuk segera dilakukan perbaikan dan rehabilitasi agar Lapas Manado dapat segera dipergunakan paling tidak seperti sebelum terjadinya kerusuhan.

Bangunan yang rusak akibat kerusuhan itu yakni tiga blok hunian narapidana, yaitu blok D, blok E, dan blok F. Kemudian, poliklinik, kantin, dan bengkel kerja.

Sementara itu, blok hunian A, B, dan C, gedung perkantoran, dapur, dan ruang registrasi relatif masih dalam kondisi baik. (An1)

jrbm

Leave A Reply

Your email address will not be published.