harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
PLN
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Alumni FPIK Unsrat 83, Webinar Akuaponik Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi

Harimanado.MANADO– Wabah Corona virus disaese (covid) 19 mendorong inovasi dan kreasi baru kaum intelektual.

Di antaranya Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado angkatan 1983.

Dr Fadly Y Tantu Alumni 1983 FPIK UNSRAT, salah satu penggagas Webinar Akuaphonik sedang memandu jalannya Webinar dari Rumahnya di Kota Palu melalui fasilitas aplikasi zoom, Jumat (29/5).(foto:FYT)

Melalui webinar zoom, para alumni FPIK Unsrat ini diskusi tentang ketahanan Pangan dan ketahanan Ekonomi berbasis keluarga.

Salah satu penggagas Dr Fadly Tantu menjelaskan pandemi covid-19 memberi  pelajaran kepada manusia untuk meredesain ketahan pangan.

”Kita harus menggali kembali kearifan lokal masyarakat tentang lumbung pangan, kedepan lumbung pangan segar keluarga harus harus menjadi program “sediaan pangan segar melalui lumbung pangan keluarga,”kata dosen Fakultas Peternakan dan Perikanan Uni Tadulako Palu.

Berangkat dari kegelisahan yang sama alumni FPIK 1983 dan FPIK Unsrat menggelar webinar tema Akuaponik: Peluang Bisnis dan Mitigasi Dampak Pandemi Covid-19.

Moderator diserahkan kepada Dr Fadly Tantu. Dengan  menghadirkan tiga Pembicara: Surapati M Senin (Agriculture Expert- Hydrophonic Specialist & Urban Farming) dari Bogor.

Prof. Dr. Ir. Siegfried Berhimpon, M.S, M.App.Sc. (Marine Food Science and Tecnology, Staf Khusus Gubernur Sulut bidang Ketahanan Pangan) dari Manado UNSRAT.

Related Posts
dlm artikel

Prof. Eddy Mantjoro, M.Sc. (Economic Fisheries Resources; Presiden Komisaris PT.Nichindo Manado Suisan) dari Manado Unsrat.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Alumni 1983 FPIK UNSRAT berkolaborasi dengan 4 Universitas FPIK UNSRAT Manado
FAPETKAN UNTAD Palu
FPIK UNIPA Manokwari Papua dan
PSWPLPK LPPM UHO Kendari.

Kegiatan Webinar dibuka Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNSRAT Prof Dr Farnis Boneka.

Dengan partisipan mencapai 350 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Intisari diskusi virtual adalah salah satu lumbung pangan keluarga dapat dikembangkan adalah penerapan teknologi Akuaponik.

Teknologi ini sederhana, mengintegrasikan kegiatan akuakultur (produksi ikan) dengan hidroponik (produksi sayur) dan sistem produksi.

Teknologi ini murah dan mudah diaplikasi di halaman rumah.

“Fungsi lain dari Akuaponik sebagai lumbung pangan segar keluarga adalah menjadi sumber ekonomi. Jadi akuaponik akan berperan sebagai ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi keluarga,”kata Surapati M Senin.

“Puji Tuhan kegiatan berjalan lancar dan mendapat perhatian dari peserta,”kata Ketua Panitia Dr Roose Mantiri M.Sc dari FPIK Unsrat.(hm)

jrbm

Leave A Reply

Your email address will not be published.