harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
PLN
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

SAH Merapat ke JG-KWL, PKB-PDIP Bernostalgia

MINUT–Konstalasi politik jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Minahasa Utara (Minut) 9 Desember mendatang semakin menggelitik. Pergerakan masing-masing elit politik membawa kejutan di masyarakat. Teranyar, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sarhan Antili yang sejak start tahapan Pilkada digadang-gadang akan berpasangan dengan Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dengan koalisi Nasdem-PKB, kini banting setir.

Politisi penghuni gedung Tumatenden 4 periode itu bertandang ke kediaman Joune Ganda yang notabene calon bupati dari PDI Perjuangan. Sinyal politisi berlatar belakang mantan aktivis GP Ansor itu akan bergabung dengan bakal paslon JG-KWL pun kencang berhembus.

Ketua PKB Minut Sarhan Antili saat diwawancarai mengatakan, dirinya mengedepankan kepentingan daerah Minahasa Utara tercinta. Kata dia, membangun komunikasi dengan siapa saja tentu wajar-wajar saja. Namun, menurutnya terkait keputusan arah dukungan itu semua tergantung DPP PKB.

Related Posts
dlm artikel

“Keputusan PKB akan kemana itu semua ada di DPP PKB. Saat ini kehadiran saya disini adalah bentuk komunikasi. Karena PDIP tidak asing. Sejak awal saya duduk pertama di DPRD Minut tergabung di Fraksi PDIP. Dan kebetulan waktu itu menjadi penentu kursi Ketua DPRD PDIP,”ujar Antili disambut kelakar kader PDIP yang hadir di JG Center diantaranya pasangan Cabup-Cawabup JG-KWL, Ketua DPRD Minut Denny Lolong, Ketua Komisi 3 Deprov Sulut Berty Kapojos, Nendy ‘Panglima’ Lotulung, Tokoh Masyarakat Talawaan Sanding Longdong, Ketua Pemuda Pancasila Minut Joutje Dengah dan sejumlah pendukung lainnya.

Lanjutnya, tak hanya sekedar itu, PDIP bagi dirinya adalah keluarga lama. Ia menuturkan, dalam politik harus menunjukkan politik yang santun. Tidak ada musuh yang abadi. Dan dalam politik baiknya ajarkan masyarakat Minahasa Utara, bahwa ketika berpolitik tidak harus gontok-gontokan, saling fitnah dan lain-lain.

“Kita harus ingatkan kepada masyarakat Minut, ini hanya momentum lima tahun sekali kita berseteru. Setelah itu kita harus melakukan konsolidasi kembali demi kepentingan bersama membangun Minut ke depan. Saya kira semua kompetitor di Pilkada Minut adalah putra-putra terbaik Minahasa Utara,”tandas Antili.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Berty Kapojos mengatakan, tentunya apa yang dikatakan Sarhan Antili ingin mendukung calon bupati dan wakil bupati Minut dari PDI Perjuangan yaitu Joune Ganda dan Kevin William Lotulung (JG-KWL), ini menandakan berarti PKB telah kembali. Tentunya alasan ini mendasar sebab selama 10 tahun dari 2010 PKB sudah satu fraksi dengan PDIP. “Kami menyambut baik atas niat PKB yang ingin bersama-sama mendukung calon dari PDIP, semoga ini menjadi tujuan yang sama yakni ingin menciptakan Minut Hebat,” ungkap Kapojos, yang pernah menjabat Ketua DPRD 2 periode, 2009-2019.(fjr)

jrbm

Leave A Reply

Your email address will not be published.