harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
PLN
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Tidak Transparan, Alhabsyi : Seleksi T2 Unsrat Tahun Ini Terburuk Dalam Sejarah

Harimanado.com, MANADO–Proses seleksi masuk perguruan tinggi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) melalui jalur Tumou Tou (T2) menyisahkan tanda tanya besar dari para calon mahasiswa. Kampus ternama di Sulut tersebut diduga cenderung ada main mata dalam proses seleksi jalur internal itu. Tak hanya itu, tidak menggunakan metode akomodatif wilayah pun terindikasi kuat dipraktekan.

Pasalnya, salah satu Fakultas terfavorit yakni Kedokteran nyaris tak mengakomodir pelajar asal Bolmong Raya (BMR). Terinformasi hanya ada sekitar 1 sampai 2 calon mahasiswa. Hal ini terungkap saat salah satu calon mahasiswa asal BMR menghubungi media ini. Dirinya mengaku tidak lulus pada seleksi jalur T2 tersebut. Padahal mereka berharap dan bercita-cita dapat dipilih dan masuk menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Unsrat pada penerimaan tahun ini.

“Kami sangat sesalkan, proses seleksi yang tidak melalui tes tersebut tak memberi kesempatan bagi kita yang berasal dari BMR ini. Padahal proses seleksi hanya menggunakan hasil nilai yang kita peroleh dari kelulusan di SMA, tidak melalui tes tertulis seperti sebelum-sebelumnya. Apalagi seperti terjadi tebang pilih yang kami lihat dalam penerimaan jalur T2 tahun ini. Sehingga itu kami meminta pihak Unsrat agar terbuka dan transparan,”ungkap salah satu calon mahasiswa asal BMR, Rabu (19/8).

Sementara itu, Anggota Komisi 4 DPRD Sulut Yusra Alhabsyi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat bahwa seleksi tersebut hampir tidak ada calon mahasiswa asal BMR yang lulus dalam proses penerimaan jalur T2. Ia mengungkapkan, laporan masyarakat tersebut membeberkan nilai kelulusan di SMA 9,2 tapi mengapa yang bersangkutan tidak diterima.

Related Posts
dlm artikel

“Kami merasa ada kejanggalan dalam seleksi ini. Dan kami mempertanyakan mengapa pengumuman kelulusan hanya yang dicantumkan nama-nama, tidak menterterakan nilai dari para peserta. Kami berpendapat Unsrat tidak transparan, sehingga menimbulkan kegaduhan di publik. Jangan sampai dengan kejadian seperti ini publik menjadi tidak percaya lagi dengan Unsrat. Atas itu kami meminta pihak Unsrat mengumumkan secara terbuka proses seleksi ini ke publik,”pinta Alhabsyi selaku Anggota Komisi Pendidikan.

Lanjutnya, Unsrat harus transaparan. Buka secara gamblang rangking dan daftar nilai yang lulus. Karena menjadi pertanyaan ada yang nilai tinggi tapi tidak lulus. Bahkan pihaknya menduga telah terjadi negosiasi dalam urusan biaya pembangunan. Meskipun ia memahami bahwa Unsrat sudah berdiri sendiri, sehingga perlu pengembangan kampus menjadi lebih baik lagi. Namun, terkait nilai dari para calon mahasiswa harus dipertimbangkan.

“Jangan terkesan jalur T2 ini hanya dikhususkan bagi orang-orang yang mampu. Jangan karena memandang biaya pembangunan, lantas mengesampingkan kemampuang baik dari para calon mahasiswa. Kami butuh penjelasan dari Unsrat, jangan sampai warga BMR yang saya wakil kecewa dengan praktek seperti ini di Unsrat,”semprot politisi PKB itu.

Ia bahkan mengakui memiliki daftar kelulusan tersebut. Bagi dia BMR harusnya menjadi prioritas, lantaran wilayah ini sangat minim stok dokter. Sehingga harus dipersiapkan sejak saat ini.

“Bagi kesimpulannya seleksi T2 tahun ini adalah terburuk sepanjang sejarah. Karena itu tadi tidak diumumkan secara terbuka. Kami akan mengusulkan ke pimpinan Komisi agar Unsrat dipanggil untuk dimintai keterangan. Dan itu menjadi tugas kami untuk melakukan pengawasan. Hal ini juga agar masyarakat tau,”tandas Ucan sapaan akrabnya.(fjr)

jrbm

Leave A Reply

Your email address will not be published.