harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
PLN
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Cemas Kecewakan Suara Muslim, MT Masuk 02 Manado, NU-Muhammadiyah Serahkan ke PDIP

Harimanado.com– Beban berat menumpuk di pundak Ketua PDI Perjuangan (PDIP) Sulut Olly Dondokambey.
Beberapa hari terakhir Don Olly harus tidur kemalaman di rumah di Kolongan.
Orang dekat OD mengaku don sendirian menimang pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Manado.
“Bapak beberapa malam sendirian. Usai ketemu para pengurus ring satu, masih duduk membaca masukan nama nama calon 02,”kata sumber yang minta jangan disebutkan identitasnya.
Nama Andrei Angouw (AA) sulit digeser di calon wali kota. Ketua DPRD Sulut ini sudah final.
Berkas pemberhentian sebagai ketua dewan sudah siap.
“Yang menguras konsentrasi pasangan calon wakil wali kota. Bukan wali kota,”tuturnya.
OD memang didesak kader partai dan ormas daerah.
Untuk mengakomodir kader tulen Richard Sualang.
Bahkan Senin malamOD mengaminkan paket (AA-RS).
Isu paket kader PDIP memantik reaksi sejumlah tokoh Muslim.
 
Sebagian kelihatan kecewa dengan paket AA-RS. 
 
“Kami tidak masuk campur keputusan PDIP mengusung dua kader PDIP Sulut. Hanya kami heran  janji janji PDIP mengusung wakil dari ULAMA (Ulyas Taha, Abid Takalamingan dan Machmud Turuis) dan Ayub Albugis,” tandas Muh Agus Haikal aktivis dari ormas Muslim besar Manado.
 
 
Mereka bukan menolak AA atau RS. Di mata mereka AA dan RS politisi handal. Tapi, PDIP partai nasionalis sejati jangan ragu dengan dukungan arus bawah
 
“Padahal pilkada bukan soal agama dan suku. PDIP harus mementingkan potensi kemenangan di depan mata,”sentil pentolan SI Sulut ini.
 
Akan tetapi, isu terbaru, PDIP kembali akan mengusung calon wakil wali Kota Manado dari ULAMA plus.
 
OD mengundang beberapa pengurus ring 1 PDIP. Tujuannya minta masukan lagi.
Setelah itu, dia mengumpulkan keluarga dekat Dondokambey. Diskusi seru berlangsung. Hasilnya ULAMA masuk lagi.
Sumber mengaku, PDIP akan memasang AA-MT atau AA AT.
Rapat penentuan malam ini (tadi malam) di internal PDIP Sulut dan DPP.
 
“Ada informasi baru, nama Machmud Turuis berpeluang,”katanya.(hm)
 
Sementara itu, Ketua PWNU Sulut Ulyas Taha mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan PDIP dan kami belum bisa berkomentar lebih mengenai hal ini. Sebab SK-nya belum turun. 
 
“Persoalannya bukan mengenai pengusungan calon muslim atau tidak, tetapi potensi untuk menang, sebab itu sikap politik PDIP,”kata Taha, tadi malam. 
 
 
Berbeda dengan Ketua Muhammadiyah Sulut Nasruddin Yusuf.
Baginya posisi Muhammadiyah tidak dalam ikut mencampuri urusan politik Partai.
Apapun latar belakangnya, siapapun orangnya yang akan ditentukan PDIP pihaknya berharap punya integritas dan berkepribadian diri. 
 
“Kami berharap  isu yang lama dibangun seputar papan 2 tokoh muslim bisa terealisasi agar tidak menimbulkan kekecewaan di masyarakat. Dan selebihnya kami serahkan ke Partai karena itu sikap politiknya. Muhammadiyah tetap akan mensukseskan Pilkada 2020.”tandas Yusuf.(hm)
 
 
 
 
 
 
jrbm

Leave A Reply

Your email address will not be published.