Resmi Jadi Kontestan, Duet JGKWL Minut Hebat, Maju, Sejahtera

0
SAH : JGKWL saat menerima berkas berita acara penetapan sebagai calon oleh KPU Minut.

Diusung Mayoritas Parpol, JGKWL Tatap Kemenangan 9 Desember

MINUT–Sah. Akhirnya bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda-Kevin William Lotulung ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Minut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Utara, Rabu (23/9) kemarin. Duet milenial tersebut secara resmi menjadi salah satu kontestan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

Menggunakan kemeja putih polos dan celana hitam, kedua paslon dengan jargon JGKWL Harapan Baru itu didampingi kedua istri tercinta serta koordinator partai politik pengusung Denny Lolong dan LO Jemmy Karongkong tiba di kantor KPU tepat sesuai jam undangan yakni pukul 11.00 Wita. Patut diapresiasi kedatangan JGKWL sangat mematuhi protokol covid-19. Sebelum memasuki ruangan pleno penetapan, JGKWL lebih dulu mengisi daftar hadir yang disediakan di depan pintu masuk KPU.

Tak lama kemudiaan, saat di dalam ruangan Komisioner KPU yang hadir lengkap diantaranya Ketua Stella Runtu, Anggota Hendra Lumanauw, Darul Halim, Dikson Lahope dan Robby Manopo langsung membuka rapat pleno yang juga dihadiri bapaslon lainnya, yakni Shintia Rumumpe-Netty Pantouw dan Sompie Singal-Joppi Lengkong.

Usai membacakan penetapan calon yang dipimpin Ketua KPU Stella Runtu kemudian langsung dilanjutkan dengan penyerahan berita acara dimana pasangan calon JGKWL resmi ditetapkan sebagai calon dan sah menjadi peserta Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Penyerahan berita acara diserahkan oleh Ketua KPU Stella Runtu dan diterima calon bupati Joune Ganda.

Kedua pasangan ini diketahui diusung dan didukung sebanyak 6 parpol yang memiliki kursi di DPRD Minut diantaranya PDIP, Demokrat, Gerindra, PKPI, Perindo dan PBB yang berjumlah 18 kursi. Serta dua partai pendukung PPP dan PSI yang tidak memiliki kursi di DPRD. Secara otomatis JGKWL diusung lebih dari 60 persen jumlah kursi di parlemen. Dengan raihan suara di pemilihan legislatif (Pileg) yakni 80ribu lebih suara.

“Ini merupakan kebahagiaan kami berdua setelah melalui proses administrasi, verifikasi, pemeriksaan kesehatan yang sudah kami lalui dengan baik sehingga kami ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Minut yang memenuhi persyaratan dan siap untuk mengikuti Pilkada nanti,” kata Joune Ganda, saat memberikan keterangan pers di JGKWL Center.

Joune Ganda pun menambahkan, dirinya bersama dengan Kevin telah mempersiapkan strategi kemenangan dimana pasangan ini telah diusung dan didukung oleh delapan partai.

“Dengan dukungan dan usungan 8 partai tentunya menjadi kekuatan yang besar bagi kami dan strategi yang kami lakukan yakni akan menggerakkan mesin partai kami untuk merebut kemenangan pada 9 Desember nanti,” ujar Joune Ganda.

Lanjut dikatakan Joune Ganda, bahwa pasangan JGKWL selalu membangun komunikasi dengan semua lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Utara.

“Kami berdua juga sering bertemu dengan semua lapisan masyarakat dan saya rasa hampir semua daerah yang berada di kabupaten Minut ini sudah kami kunjungi hanya kan kita ada 125 desa dan 6 kelurahan. Sudah kurang lebih kami mengunjungi hampir 70 persen wilayah di sini,”urai Wakil Ketua DPD Bidang Ekonomi PDIP Sulut itu.

Selain itu JG juga meminta ketika nantinya akan mengikuti proses tahapan kampanye, masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Jadi sesuai dengan PKPU 10 tahun 2020 yang nanti akan menyusul dengan perubahannya, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang di kabupaten Minahasa Utara terlebih masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya nanti, para relawan, simpatisan pendukung-pendukung partai yang bersimpati dan mendukung kami JG-KWL kami berharap untuk mengikuti protokol kesehatan dan jangan lupa memakai masker disetiap tempat agar supaya kita bisa terhindar dari wabah yang sedang kita hadapi saat ini,”harap politisi berlatar belakang pengusaha itum

Joune Ganda menambahkan, untuk situasi yang terjadi saati ini sesuai dengan peraturan pemerintah dilarang mengumpulkan masa.

“Untuk itu kami tidak akan ada kampanye terbuka yang seratus orang itu sudah dihapuskan, kami hanya melakukan kampanye di dalam ruangan yang memperbolehkan hanya lima puluh orang dengan metode daring dan kita akan optimalkan insfratruktur untuk bisa melayani masyarakat dengan sistem daring. Kita juga akan melakukan kunjungan-kunjungan dibeberapa tempat tetapi tetap menggunakan protokol kesehatan,”kata pemilik Raewaya Group itu.

Lanjut dikatakan Joune Ganda untuk dana kampanye, KPU telah menetapkan membuka rekening khusus untuk dan dana ini akan bergerak berdasarkan orang yang menyumbang.

“Itu maksimum untuk individu 75 juta rupiah kalau perusahaan 750 juta rupiah sumbangannya dan kami tentu akan menggunakan dana kampanye itu sebaik-baiknya dan akan pertanggung jawabkan itu diakhir pada saat sudah selesai pelaporan Pilkada nanti,” tandas Joune Ganda.(fjr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here