VAP Setia Menunggu Meski Paripurna APBD-P Minut Diperlambat

0
TANGGUNG JAWAB: Bupati Minut Vonnie Panambunan menunggu jalannya rapat paripurna di DPRD Minut, pekan lalu

Harimanado.com MINUT – Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie A Panambunan (VAP) tetap memperlihatkan tanggung jawabnya sebagai pemimpin.

Terbukti, meski akan cuti karena mengikuti Pilkada Sulut sebagai calon gubernur, namun dirinya masih berniat menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Minut yakni menghadiri rapat paripurna penetapan APBD-P Tahun Anggaran 2020 Jumat (25/9) pekan lalu.

Namun disayangkan, pihak DPRD diduga memperlambat jalannya paripurna tersebut yang sesuai undangan dilaksanakan Pukul 19.00 Wita.

Padahal Bupati VAP sudah hadir di ruang sidang Gedung Tumatenden pada pukul 19.30 Wita. Akan tetapi sidang paripurna belum juga dimulai.

Alasannya bahwa Banggar DPRD Minut masih rapat pembahasan.

“Sesuai undangan, jam 7 adalah kegiatan paripurna penetapan APBD-P 2020,” ujar utusan Forkopimda yakni Pabung Kabupaten Minut Mayor Inf Richard Pusung mewakili Dandim 1310/Bitung dan Wakapolres Minut Kompol Piter Sasundame.

Karena terlalu lama menunggu, akhirnya Bupati Minut pun terpaksa pulang pada pukul 22.30 Wita. Karena sudah semakin larut malam. Tepatnya pukul 23.00 Wita, rapat Banggar pun telah selesai. Namun Bupati VAP sudah terlanjur pulang.

Beredar isu, paripurna penetapan APBD-P 2020 sengaja diperlambat agar yang menandatangani adalah Penjabat Sementara (PJs) Bupati Minut.

Sebab, Bupati VAP terhitung Sabtu 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020, akan cuti ikut tahapan kampanye sesuai peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jadi otomatis, Kabupaten Minut harus ada PJs untuk menjalankan roda pemerintahan daerah. Ketua DPRD Minut, Denny Lolong saat dikonfirmasi terkait adanya keterlambatan sidang paripurna, malah menuduh pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Minut.

Sebab menurutnya, sejak tanggal 4 Agustus 2020, DPRD Minut sudah menyurati TAPD untuk memasukkan KUA-PPAS.

Namun lambat disampaikan. “Tanya sama TAPD kenapa terlambat. Kami dari dewan sudah menyurati sejak tanggal 4, 30 Agustus dan disampaikan kembali tanggal 11 September.

Namun mereka lambat. Kami dari dewan sebenarnya sudah siap. Namun dari pihak eksekutif yang lambat,” tandasnya. (An1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here