5 Kursi DPRD Sulut Kosong, PAW Baiknya Dipercepat/

0

Harimanado.com MANADO – Lima wakil rakyat Sulut telah resmi ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mereka adalah Andrei Angouw, Richard Sualang, Wenny Lumentut, Hengky Honandar dan Netty Agnes Pantouw. Dengan demikian, posisi mereka di lembaga DPRD Sulut harus diproses pergantian antar waktu (PAW).

Direktur Eksekutif Tumbelaka Academic Center, Taufik Tumbelaka mengatakan, proses pergantian dari beberapa anggota DPRD Sulut itu sebaiknya dipercepat.

“Karena saat ini tahapan dari pilkada telah berjalan. Sudah pasti mereka yang akan hanya berkonsentrasi kepada proses pilkada dan tidak lagi fokus sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Menurut dia, muaranya itu adalah terjadi kekosongan fungsi. Dan sedikit banyak akan mengganggu kinerja DPRD Sulut.

“Pelantikan anggota DPRD yang akan mengganti sudah mendesak. Karena ini menyangkut fungsi sebagai wakil rakyat.

Ini juga mengenai keterwakilan daerah pemilihan, komisi dan fraksi. Kekosongan sedikit banyak akan merugikan,” terangnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Glady Kawatu melalui Kepala Bagian Persidangan, Ronny Geruh menjelaskan bahwa untuk PAW akan dilakukan setelah anggota dewan yang maju di pilkada ditetapkan KPU) 23 September 2020.

“Jadi setelah ditetapkan sebagai calon, anggota dewan yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri,kemudian akan segera diproses PAW,” terang Geruh.

Menurut dia lagi, untuk calon pengisi PAW menunggu usulan dari parpol dan kemudian diusulkan ke KPU.

Sementara itu, masing-masing wakil rakyat tersebut mengaku hal itu sudah menjadi konsekuensi.

“Memang harus mundur. Di paripurna HUT Provinsi lalu itu kan seperti ajang pamitan,” kata Sualang.

Sama halnya disampaikan Wenny Lumentut. “Kerja dan tugas kami di DPRD sudah selesai.

Karena kami mencalonkan diri di pilkada. Aturannya harus mundur,” ucap WL.

Begitu juga disampaikan NAP. Dirinya berterima kasih untuk konstituen yang telah mempercayakannya selama tiga periode di DPRD. “Paripurna HUT Sulut lali menjadi momen akhir saya di DPRD,” sebut calon Wakil Bupati Minahasa Utara itu. (An1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here