Pangellu : Paslon Wajib Taati Perbawaslu 4 2020

0
Supriyadi Pangellu

Harimanado.com BOLTIM–Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara intens lakukan Sosialisasi Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pengawasan, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Daerah di Masa Bencana Non Alam Pandemi Covid – 19.

Kali ini, Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Goba Molunow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan menghadirkan Narasumber dari Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Supriyadi Pangellu, SH, MH dan Awaludin Umbola, S.Hut, M.AP dan dari Akademisi IAIN Manado DR.Rosdalina Bukido, M.Hum. Juga dihadiri oleh Kabag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses dan Hukum Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Yenne Janis, SH, Kabag Pengawasan dan Humas Anggrai Mokoginta, SP, Selasa (29/9) kemarin.

Dikatakan Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu dalam sambutannya mengatakan bahwa komitmen Bawaslu adalah untuk mewujudkan Pilkada yang sehat dengan semua proses pengawasan, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid – 19.

“Komitmen kami Bawaslu dan jajaran adalah bersama – sama dengan masyarakat untuk mewujudkan Pilkada yang sehat serta memutus mata rantai penyebaran virus ini. Semua Proses pengawasan, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses harus mengikuti protokol pencegahan covid – 19”, kata Mantan Ketua Panwaslu Talaud.

Ditambahkannya bahwa Bawaslu RI dan jajaran terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020.

“Upaya kami sampai saat ini adalah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020. Dengan harapan masyarakat dapat mengetahui serta mensosialisasikan kembali mengenai tugas pengawas pemilu pada Perbawaslu tersebut. Karena, tugas kami di lapangan sangat membutuhkan dukungan dari Bapak/Ibu dalam mengawasi pilkada ditengah Pandemi Covid -19 ini”, tambah Putra Porodisa itu.

Sementara itu, Pimpinan Bawaslu Sulut Awaludin Umbola, S.Hut, MAP yang didaulat untuk membuka kegiatan secara resmi menuturkan Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020 disosialisasikan secara masif oleh Divisi Hukum, Humas dan Datin.

“Karena Perbawaslu ini keluar pasca tahapan ini dimulai. Semua kewenangan Bawaslu itu dilakukan sesuai protokol kesehatan. Bagaimana mekanisme penanganan pelanggarannya, penyelesaian sengketa dan pengawasan. Hal – hal inilah yang kami sampaikan ke publik karena proses menyesuaikan dengan protokol pencegahan covid – 19”, tutur Koordinator Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulut.

Hadir sebagai Pemateri, Akademisi IAIN Manado DR. Rosdalina Bukido, M.Hum menjelaskan bahwa Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020 di keluarkan oleh Bawaslu RI karena adanya pandemi Covid – 19.

“Dalam menjalani Pilkada ditengah Pandemi Covid – 19, Bawaslu RI mengeluarkan Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020.

Sebagai Standar Operasional Prosedur dalam pengawasan, Penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses yang harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan”, jelasnya.

Dekan Fakultas Ekonomi IAIN Manado ini menambahkan bahwa tujuan dari Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020 adalah seluruh tugas dan fungsi pengawasan mempertimbangkan protokol kesehatan pencegahan covid – 19 dengan memaksimalkan teknologi dan informasi secara daring.

“Seluruh tugas dan fungsi dari kegiatan pengawas pemilu harus memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan pemilihan serta pihak lain termasuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sehingga ini kerja yang sangat luar biasa bagi penyelenggara pemilu yang harus bekerja ditengah pandemi ini. Kerjasama yang dimaksud harus dilakukan bersama – sama dengan masyarakat dalam mengawal Pilkada yang sehat”, tambahnya.(fjr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here