Para Imam Terharu, Dengar Komitmen Sonya Muliakan Imam dan Petugas Masjid

0
MAKIN KUAT: SSK dan SS mendapat amunisi dukungan sebagian para imam se Manado. Nampak SSK SS ditemani Amir Liputo bersama para imam, Jumat (2/10)

Harimanado.com- Kata demi kata meluncur dari mulut Calon Wali Kota Manado Sonya Selviana Kembuan (SSK) saat silaturahmi dengan para imam masjid se Manado di Hotel Elfa, Manado, (2/10).

Apa yang dikatakan SSK membuat para pimpinan masjid terpukau.

Yang mengoyak hati nurani mereka, lantaran SSK mengatakan pimpinan agama Katholik Uskup Manado meminta SSK menjaga kepercayaan umat Muslim.

”Saya telah didoakan pak Uskup. Dan bapa senang karena kita berpasangan dengan wakil Islam. Menandakan simbol kerukunan kuat,”kata SSK ditemani  Syarifuddin Saafa di sekretariat SONYA-SYARIF.

Para imam makin larut emosinya. Terharu hingga ada yang tak sadar ucapkan takbir.

Manakala Sonya Kembuan dengan tegas mengatakan akan meningkatkan insentif atau tunjangan para imam, pegawai syara, marbot, staf kebersihan masjid dan petugas celengan.

Sumber dananya resmi. Dari APBD Kota Manado. Legal dari negara. Yang akan dibuat Perda. Sehingga ada dasar hukumnya.

“Bukan hanya pemberian donasi bagi rumah ibadah, tetapi semua yang terlibat dalam rumah ibadah. Harus by name by address harus diberikan tanpa terkecuali. Jadi meski kami sudah tidak di eksekutif, program ini akan tetap berjalan,” paparnya.

Sesekali SS menambah apa yang disampaikan SSK. Soal program sosial dan kesejahteraan ASN dan THL.

Para imam kelihatan makin optimis memilih SSK-SS, saat SSK menyentil insentif setara UMP Sulut.

Jika UMP, menurut Sonya, dirinya optimis para imam dan pendeta-pendeta akan lebih fokus.

Kalau sekarang tunjangan hanya 1.5 juta per bulan.

Sangat tidak memenuhi rasa cukup. Besaran nominal tunjangan kurang mampu memenuhi kebutuhan hidup para imam dan pendeta di Kota Manado.

“Saya sedih, kok tunjangan untuk tokoh agama lebih kecil dari THL,” ucap Kembuan.

“Kalau pemberian tunjangan tidak merata dan tidak adil, akan ada halangan,” tambahnya.

Menurut Sonya, dasar dari pembentukan akhlak manusia ada di rumah-rumah ibadah. Tokoh agama merupakan fondasi kebudayaan yang modern.

“Sudah selayaknya semua yang terlibat di rumah ibadah, harus diberikan penghasilan yang layak.Itu satu bagian dari program Manado Kota Modern yang Berbudaya’ yang akan kita nikmati nantinya,” tegas Sonya.

Terakhir Sonya menyampaikan budaya dari Jepang. Tetap dipertahankan walau semua serba digital, tetapi warganya tidak melupakan nilai luhur budayanya. Kita pun di Manado harus memiliki kesadaran itu. Turis akan berbondong-bondong datang kalau penduduk kotanya ramah,” pungkasnya. (Adv/hm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here