Beri Motivasi dan Semangat di Apel Pasukan, Pjs Wali Kota Bitung: Satpol PP Pasukan inti Pemerintah Daerah

0
Tegas: Pjs Wali Kota Bitung, Drs Edison Humiang MSi, saat memimpin Apel Kerja Satpol-PP Kota Bitung (Rabu, 7/10/2020)

Bitung, — Pjs Wali Kota Bitung, Drs Edison Humiang MSi, menyatakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) merupakan pasukan inti pemerintah daerah yang berkewajiban mengemban dan mengawal pelaksanaan peraturan daerah. Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Pasukan/Apel Kerja Satpol-PP Kota Bitung, bertempat di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (7/10/2020).

Menurutnya, tugas dan tanggung jawab serta SOP (standar operasional prosedur) Satpol-PP jelas diatur dalam Peraturan Menetri Dalam Negeri (Permendagri) No 54 Tahun 2011, dimana penegakan aturan-termasuk pendisiplinan masyarakat adalah untuk kepentingan pemerintahan dan masyarakat itu sendiri.

Dalam Kesempatan tersebut, mantan Kepala Satpol-PP Provinsi Sulut ini mengakui dan mengapresiasi kinerja Satpol-PP Kota Bitung yang teguh melaksanakan pengamanan terhadap perturan daerah dan peraturan lain terkait pemerintahan daerah, tetapi juga berharap agar Satpol-PP Kota Bitung terus meningkatkan prestasi tersebut dengan dengan progres kegiatan yang kontinyu .

Dirinya meminta agar semua anggota Satpol-PP Kota Bitung harus bertanggungjawab dan bekerja keras menjaga stabilitas dan keamanan di Kota Bitung agar senantiasa aman dan kondusif terlebih dalam masa-masa pelaksanaan tahapan inti pilkada 2020 saat ini.

Pilkada memiliki pengaruh yang sangat besar bagi bangsa dan negara, karena di tengah-tengah bencana non alam pandemi covid-19, keberlangsungan dan keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berkepastian hukum menjadi prioritas guna mendukung pemulihan ekonomi nasional demi terjaminnya kebutuhan dan kesehjateraan rakyat.

“Jangan sungkan menegakkan peraturan daerah maupun aturan lainnya. Jika ada oknum yang mengganggu kententraman dan keamanan Kota Bitung, termasuk aparatur sipil negara (ASN) baik pejabat pimpinan tinggi pratama sampai kepada lurah, tenaga harian lepas (THL), Kepala Lingkungan dan RT yang tidak patuh pada tupoksi, harus ditindaki sesuai aturan dan prosedur,” tegasnya.

Tetapi, lanjutnya, pelaksanakan penegakkan aturan ini harus secara persuasif, santun dan penuh tata krama yang baik, sesuai mars pamong praja; gagah berani, disiplin tetapi santun.

Birokrat senior yang telah 34 tahun menjadi mengabdi kepada negara ini berharap adanya dukungan dan kerjasama semua pihak agar tujuan peyelenggaraan pemerintahan dapat tercapai. “Saya bukan manusia superman. Dalam tugas pengabdian, saya selalu mengedepankan soliditas dan kekompakan. Karena itu mari kita semua bersatu,” pintanya.

Untuk pelaksanan tugas Satpol-PP sehari, Ehu (sapaan akrabnya) meminta agar para personil memedomani aturan “7 Wajib, 9 Larangan” yang berlaku dalam Satpol-PP. “Tolong hindari hoax dan ujaran kebencian apalagi menjurus kepada fitnah dan provokasi, karena Satpol-PP yang gagah berani itu berjiwa mulia, santun dan hormat-menghormati,” tegasnya lagi.
.
“Saya berharap peranan Satpol-PP Kota Bitung akan terus berjalan dengan optimal disertai dengan tanggung jawab yang prima dan sempurna dalam menjalankan tugas. Selamat bertugas, selamat berkarya, Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT senantiasa menyertai kita semua,” pungkasnya. (gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here