Cemas Pendukung Menyusut, TS Paslon Lain Kampanye Negative SSK-SS

0
TARIK SIMPATI: SSK dan warga di kawasan pekan lalu.(foto:dok)

Harimanado.com- Rating popularitas pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Manado Sonya S Kembuan dan Syarifudin Saafa (SSKSS) menanjak.

Dua minggu pasca pendaftaran awal September, duet beda gender, agama, etnis tapi sama-sama visi dan program, mendapat arus dukungan.

Informasi dari lapangan, relawan SSK-SS bertambah setiap hari. Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Manado, Abu Hassan Syafii mengaku terkejut dengan spontanitas arus bawah.

“Luar biasa arus dukungan. Ada relawan yang bersedia mendanai sendiri. Salah satu

RELAWAN MILITAN: Para relawan emak-emak dan relawan lain bersama SSK, pekan lalu. (foto:dok)

relawan emak-emak,” kata Abu Hassan di salah satu rumah kopi Selasa malam.

Apa kata Hassan terbukti di lapangan. Beberapa relawan paslon lain di Manado utara, telah bergeser mendukung SSK-SS.

Padahal sejak bulan lalu utara menjadi andalan basis di Manado Utara. Seperti Mahawu, Tuminting, Maasing, Bailang, Loreng, Singkil, Kombos, Ternate Tanjung, Ketang Baru, Ternate Baru, Wonasa Kapleng, Sumompo Kapleng, Sindulang satu, Bunaken kepulauan, dan sebagian di kecamatan Mapanget.

“Stiker paslon lain yang sudah datang duluan beberapa dicabut yang punya rumah. Malah ada relawan yang menyatakan undur diri,dan berpindah ke SSK-SS. Depan rumahnya di Maasing sudah pasang baliho SSK-SS,” kata koordinator relawan Irfan Tomoolango.

Namun, serangan black campaign dan bad campaign ke paslon nomor 2 merajalela di media sosial.

Walau tidak menyebut nama. Ada beberapa akun pendukung paslon lain menyebut identitas Sonya Kembuan.

“Harusnya di masa tahapan kampanye ini Paslon-paslon yang sedang bersosialisasi tidak saring menyerang secara pribadi apalagi terhadap pasangan calon Pilwako lainnya,” kata┬áKetua Tim Kampanye Sonya-Syarif, Hi Amir Liputo.

Amir pantas mengingatkan, lantaran serangan oknum tim sukses sudah menyudutkan warna kulit, model rambut, warna rambut.

Jika ada tim sudah menyerang pribadi Paslon di Pilwako, apa disebut fisik atau kebiasaan lain maka itu sama saja merendahkan Tuhan.

“Setiap manusia yang lahir itu tidak bisa memilih dilahirkan dengan warna kulit putih atau hitam, rambut lurus atau kriting. Persoalan ciri khas orang merupakan takdir yang sudah ditentukan oleh yang Maha Kuasa dan tidak ada intervensi manusia,” tegas Liputo.

Amir menyarankan, jual saja paslon masing-masing dengan mutu program. Yakinkan mereka dengan program yang jangka panjang dan bisa dilakukan.

“Mari kita perang program ide dan gagasan terkait arah akan dibawah kemana kemajuan kota Manado. Karena saat ini rakyat sudah pintar untuk menentukan pilihan pemimpinya.

Sehingga yang harus diperdebatkan dan diuji adalah program-program dari masing-masing paslon, yang tentu saja tujuanya membawa kota dan warga Manado lebih bail lagi kedepanya,” pungkasnya.(adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here