PDIP Yakin SBRG Lebih Hebat dari Paslon Lain, Lensun:Suhendro Paling Tepat

0
SOLID : Tampak para simpatisan SBRG saat menghadiri kampanye dialogis di Kecamatan Modayag. (Ist)

Harimanado.com.BOLTIM — PDIP Perjuangan  Bolmong Timur (Boltim) makin militan memenangkan pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Boltim Suhendro Boroma (SB) dan Rusdi Gumalangit (RG).

PDIP optimis Paslon nomor 3 adalah paling matang. Lebih berkualitas dan merakyat.

Rusdi Gumalangit dengan tokoh perempuan Boltim

SB orangnya sangat cerdas, mempunyai jiwa kepemimpinan dari segala aspek, begitupun Rusdi Gumalangit.

 

“PDIP Perjuangan tidak lagi mau kalah kesekian kali. Untuk itu PDIP harus mencari calon yang tepat, untuk diajukan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati 2020- 2024. Itulah sebabnya pilihan terakhir dan tepat memilih pak Suhendro Boroma dan Rusdi Gumalangit,”seru Ketua DPC PDIP Boltim Medy Lensun kemarin.

Mantan wakil bupati Boltim menjelaskan ada yang bertanya-tanya, kenapa PDIP baru mengeluarkan SK bagi pasangan SBRG?Dan bukan yang sebelum-sebelumnya.

”Jawabannya karena PDIP melihat semua aspek. Dan di diri SBRG semua ada,”katanya.

OPTIMIS : Tampak Ketua DPC PDIP Boltim Medy Lensun memberikan penyampain. (Ist)

Kata Medy, dia pernah jadi Wakil Bupati. Mengenal betul seluruh penjabat di Boltim.

Dia mengenal para calon yang bertarung di Pilkada Boltim, dengan kemampuan mereka masing-masing.

PDIP PKS dan Perindo bersyukur, Suhendro merupakan orang yang sangat cerdas dan mempunyai wawasan menjadi pemimpin di Boltim.

“Untuk pasangan calon nomor 3 kurangnya itu sangat susah. Dan ini fakta dan saya berbicara ini berdasarkan pengalaman saya dan pernah menjadi mantan penjabat,”ungkapnya

SB juga akan lebih mudah ajukan program di pemerintah pusat. Selain itu, jaringan Suhendro yang ada pusat itu banyak maupun jaringan politisi dan pebisnis serta investor sehingga tidak sulit untuk menghadirkan di Boltim.

Ditambahkanya, sebagai putra Modayag tentu ada stigma, jangan memilih warga di luar Modayag, dan sudah cukup satu tahun saja, dan tentu itu ada tidak di bisa sangkal. Dan ada benarnya akan tetapi warga yang bagaimana dulu, biar warga Modayag tapi kaulitasnya berbeda.

“Dan jangan kita pertaruhkan 5 tahun kedepan karena sentimen kedaerahan atau kewilayahan yang sangat sempit. Tentu biar bukan warga Modayag akan tetapi berkualitas,”jelasnya (jux)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here