Diduga Jadi Rentenir, Oknum Pegawai BRI Dipolisikan|Dilaporkan Terkait Penipuan, Penggelapan dan Pemerasan

0

MANADO–Jika perbuatan GL alias Grandy, oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dipolisikan di Polda Sulut terbukti, akan menampar citra baik dari salah satu bank terbesar milik pemerintah tersebut.

Pasalnya, GL alias Grandy diduga memberi pinjaman uang tidak resmi dengan bunga tinggi alias rentenir; dan sesuai surat tanda terima laporan polisi dengan Nomor Polisi STTLP/456.a/X/2020 SPKT di Polda Sulut tertanggal 3 Oktober 2020; pria tersebut juga ada dugaan melakoni penipuan, penggelapan dan pemerasan.

Menurut pelapor Erwin Korompis, warga Kelurahan Titiwungen Utara, Lingkungan I, Kecamatan Sario, Kota Manado kepada wartawan Harian Manado; Juni 2020 lalu, ia meminjam uang kepada GL alias Grandy sekira Rp 80 juta rupiah. “Kesepakatan pinjaman uang (dengan GL alias Grandy), bunga pinjam sebesar 10 persen tiap bulan ditambah jaminan mobil saya Toyota Double Cabin putih beserta BPKB,” tuturnya, kemarin malam.

Diakui, uang tersebut untuk modal usaha dan karena wabah Covid-19, ia kesulitan membayar pinjaman beserta bunga di bulan pertama dan kedua. Tapi, di bulan ketiga waktu pinjaman uang, pelapor bertemu dengan GL alias Grandy untuk mengembalikan uang pinjaman Rp 80 juta beserta bunga selama tiga bulan sebesar Rp 24 juta.

“Tapi, GL alias Grandy menolak untuk mengembalikan mobil saya. Ia beralasan, mobil saya ada kerusakan dan sudah ia perbaiki. Padahal saat saya memberikan kepadanya (GL alias Grandy), mobil tersebut tidak memiliki masalah. Juga, hal tersebut tidak ada dalam kesepakan,” kata Korompis.

Lanjutnya, GL alias Grandy kemudian meminta tambahan uang Rp 8 juta diluar pokok pinjaman dan bunga tiga bulan. Dengan alasan untuk mengganti biaya perbaikan.

“GL alias Grandy meminta biaya tambahan Rp 8 juta dengan alasan biaya perbaikan mobil. Padahal, sekali lagi ini di luar kesepakatan dan mobil saat saya berikan tidak mengalami kerusakan,” tutup Korompis.

Sementara itu, saat dikonfirmasi tadi malam via ponsel dan pesan singkat di 085343500xxx, GL alias Grandy tidak merespon hingga berita ini diturunkan.(Ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here