Pemilih Potensial Bisa Merubah DPT, Bawaslu Temukan Hal Menarik

0
CEGAH COVID19: Bawaslu Manado mengundang tokoh agama dan tokoh masyarakat, Jumat (18/9)

Harimanado.com.MANADO — Rapat Pleno Pemutakhiran Data dari hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

DPT sekira 328.539, diawasi langsung oleh Pihak Pengawas yaitu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Manado, Jumat (16/10).

Anggota Bawaslu Manado Kordiv SDM, Data dan Informasi, Heard Runtuwene bahwa hasil pengawasan DPT memang sudah final, tetapi tetap akan dimutakhirkan dan diperbaiki.

“Sejalan dengan masuknya pemilih potensial, seperti yang baru berumur 17 tahun dan yang baru menikah sebelum 9 Desember nanti,” ucapnya.

Heard juga membeberkan hal yang menarik pada pembahasan Rapat Pleno Terbuka, yakni Pemilih yang pindah domisili, Pemilih yang belum cukup umur diTMS-kan, Pemilih berstatus sebagai Narapidana (Napi) yang menjalani proses hukuman.

Perihal Napi terbagi menjadi 2 kategori, yang berdomisili di Manado yang menjalani hukuman di Rutan atau Lapas Manado, dan Tahanan yang menjalani hukuman di Manado yang bukan warga Manado tetapi berdomisili diluar Manado/Sulawesi Utara (Sulut).

“Napi asal manado diberikan hak memilih, Napi asal sulut yang bukan domisili Manado tetapi ditahan dilapas manado tetap diberikan hak memilih yang sama,” imbuh Heard.

“Tetapi hanya diberi hak memilih 1 Surat Suara saja yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, berbeda dengan yang berdomisili Manado mendapatkan hak memilih hingga Walikota dan Wakil Walikota Manado,” bebernya.

Bawaslu juga mendapat hal yang menarik lainnya, seperti pasien yang dirawat di Rumah Sakit (Rumkit) dan masyarakat yang tinggal dikos-kosan yang belum tercatat akan diperbaiki.(tr21)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here