PHBI Sulut Gelar Maulid Nabi di Hotel Bintang 4, Penceramah Ust Yusuf Mansyur

0
Harimanado.com-Da’i kondang Ust Yusuf Mansur memukau para tokoh agama, pimpinan ormas Islam dan aktivis Muslim Sulut di Peninsula Hotel Manado, Kamis (29/10).
Ustadz yang ceramahnya sarat motivasi menjadi pembawa tausyiah Maulud Nabi Muhammad SAW 1442 H atas undangan
Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.
KH Yusuf Mansyur di Maulud Nabi Muhammad di Peninsula Hotel, Manado, Kamis (29/10)
Acara bertema “Optimalisasi Dakwah Semangatkan Kerukunan”, Sub Tema “Rasulullah Teladan Untuk Semua” dihadiri Pj Gubernur Sulut Fathoni dan Forkompinda Sulut.
Banyak hal dikupas tuntas oleh sang singa podium tersebut perihal momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.
PERAYAAN BERKELAS: Undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Peninsula Hotel Manado
Ulama top ini mengatakan, upaya meneladani sifat Nabi salah satunya dengan budaya menghidupkan Al-Qur’an sebagai kitab suci umat islam,
“Saya merasa kesetrum membaca Al-Qur’an. Saking sucinya, merinding bulu romaku karena beragam keindahan yang berada pada tiap baitnya,” terangnya.
Selain itu, Karena yang hadir diantaranya juga para Politisi dan Negarawan, Mansur menyentil sedikit bertepatan dengan momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.
“Untuk para pejabat-pejabat birokrasi baik itu Anggota Dewan, meminta rezeki sama Allah bukan sama ketua partai, saya yakin urusan umat dan rakyat bakalan teratasi jikalau kalian tidak melupakan sang pencipta semesta,” sentilnya.
Untuk menutup siraman rohani, Mansur menuturkan salam rindu buat masyarakat Sulut yang ramah dan.
“Semoga selepas ini, saya dapat berkunjung lagi bersama keluarga ke tanah penuh kerukunan ini, untuk dapat berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan lainnya,” tutupnya.
Ketua PHBI Sulut Syahrul Poli dalam pembukaan acara, menyampaikanp peristiwa Maulid Nabi, banyak memberikan contoh-contoh baik yang dijadikan teladan bagi pengikut-pengikutnya.
“Keteladanan Rasulullah banyak yang bisa diambil dari peristiwa tersebut, beliau adalah pemimpin besar dan contoh teladan yang baik, itulah yang membuat beliau berhasil,” imbuhnya.
Menurut Poli, kegiatan ini penting untuk mengoptimalisasi dakwah dan semangat kerukunan untuk tetap ada ditengah-tengah masyarakat.
“PHBI berharap, bahwa gerakan dakwah bukan hanya kewajiban bagi setiap muslim, tapi ini menjadi sebuah gerakan sistemik yanh dilakukan secara bersama dengan ormas-ormas lain, sehingga kerukunan di Sulut tetap terjaga dan terpelihara,” ulasnya.
Juga hadir Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni, terpantau seluruh tamu undangan yang hadir mematuhi Protap Covid-19, dan acara ditutup dengan do’a yang dibacakan oleh Sofyan Lahilote selaku Imam Besar Masjid Raya Ahmad Yani.(tr21)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here