KPU Sulut Simulasi Pemungutan Suara di Minahasa, Protap Covid Ketat

0
Suasana simulasi pemungutan dan perhitungan suara, Senin (2/11) di TPS 1 Kelurahan Roong (Benteng Moraya) Kabupaten Minahasa

Harimanado.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut, hari ini Senin (2/10) menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara di Kabupaten Minahasa.

Simulasi ini digelar di TPS 1 Kelurahan Roong, Tondano Barat, tepatnya di Benteng Moraya. Dari pantauan, TPS dibuka Pukul 07.00. Dalam simulasi tersebut nampak sangat ketat terkait protap pencegahan covid.

Suasana simulasi pemungutan dan perhitungan suara, Senin (2/11) di TPS 1 Kelurahan Roong (Benteng Moraya) Kabupaten Minahasa

Posisi duduk warga yang menunggu giliran diatur dengan menjaga jarak dan harus mencuci tangan serta mengetes suhu badan oleh petugas.

Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan, simulasi ini diagendakan dalam persiapan menuju 9 Desember.

“Sesuai rencana yang disusun, ini dilaksanakan di 15 kab/kota. Tak hanya pilgub saja, tapi daerah yang penyelenggara pilkada juga. Akan diatur pelaksanaannya,” ujar Mewoh.

Menurutnya Simulasi ini sangat penting dan strategis untuk dilakukan oleh karena pemilihan di masa pandemi covid 19.

Suasana simulasi pemungutan dan perhitungan suara, Senin (2/11) di TPS 1 Kelurahan Roong (Benteng Moraya) Kabupaten Minahasa

“Tentu ada aturan terkait pemungutan di TPS. Tidak seperti biasanya, karena ada tambahan terkait protap pencegahan covid.

Kondisi ini yang membuat kita berpikir simulasi sangat perlu dilakukan,” terangnya.

Biasanya, kata Mewoh, di pemilihan-pemilihan sebelumnya memang ada simulasi. Tapi hanya sekali saja.

“Kali ini kita inginkan simulasi dilakukan di15 kab/kota. Ini sangat penting dan jadi sarana untuk sosialisasi pelaksanaan di TPS 9 Desember,” ucapnya.

Simulasi ini juga disiarkan secara luas lewat live di Facebook dan Youtube guna diketahui masyarakat luas sebelum mereka ke TPS 9 Desember mendatang.

“Simulasi ini kita bentuk sedapat mungkin seperti hari pemungutan suara 9 Desember. Hadirkan pemilih, saksi setiap tim kampanye/parpol dan pengawas TPS. Supaya situasinya persis hari pemungutan suara,” tuturnya. (An1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here