Matangkan Kode Etik PPK, KPU Manado Undang Para ‘Hakim’ Penyelenggara

0
KODE ETIK: KPU Manado Ismail Harun dan Sunday Rompas bersama anggota DKPP RI dan TMD serta 11 PPK se Manado, Sabtu (7/11).(foto:dok)

Harimanado.com- Hari pencoblosan Pilkada serentak 9  Desember 2020 kian dekat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado makin gencar mematangkan para penyelenggara di level Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

KODE ETIK: KPU Manado Ismail Harun dan Sunday Rompas bersama anggota DKPP RI dan TMD serta 11 PPK se Manado, Sabtu (7/11).(foto:dok)

Baru-baru ini, KPU Manado membekali PPK di 11 kecamatan dengan melibatkan DKPP Sulut.

PPK dikumpul untuk materi Kode Etik Penyelenggara Dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan 2020 yang digelar pada Sabtu, (07/11) di Hotel Aston Manado.

“Kode etik penyelenggara menjadi pegangan saudara di PPK dan PPS sampai KPPS,”kata Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Sunday Rompas saat membuka acara.

Sosialisasi dihadiri Anggota Komisioner KPU Manado Ismail Harun dan 10 PPK serta 1 PPK di Kepulauan Bunaken.

Para pembicara dari DKPP RI Prof Dr Teguh Prasetyo, S.H, M.Si. Dr. Trielke Tulung dan Dr. Meiske Liando sebagai Tim Pemeriksa Daerah DKPP Sulut.

KODE ETIK: KPU Manado Ismail Harun dan Sunday Rompas bersama anggota DKPP RI dan TMD serta 11 PPK se Manado, Sabtu (7/11).(foto:dok)

Prof Teguh mengingatkan anggota PPK teguh menjaga Integritas sebagai Penyelenggara Pemilu.

”PPK sebagai bagian dari fondasi jalannya Tahapan Pilkada,”katanya.

Dr. Trielke Tulung dan Dr. Meiske Liando mengingatkan anggota PPK lebih berhati-hati menggunakan media sosial.

Sengaja atau tidak, akibat sangat fatal.

”Jangan sampai Penyelenggara memberikan respon berupa emoticon pada postingan yang berkaitan dengan salah satu Calon peserta Pilkada,”kata mantan anggota KPU Sulut.

Dr Liando menjelaskan mekanisme penanganan Pelanggaran Kode Etik yang diproses  (adv/tt21)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here