Debat 02 Manado, Syarif Paripurna, Kuliti ‘Prestasi’ Merah GSVL-MOR, Apa Itu?

0

Harimanado.com- Calon wakil wali kota Manado Syarifudin Saafa (SS) tampil meyakinkan.

Sangat percaya diri. Amat menguasai materi yang ditanyakan panelis melalui moderator Regina Mangkey.

Pasangan nomor 2 dar Sonya S Kembuan mengawali jawabannya dari uraian masalah pengangguran dan angka kemiskinan  di Kota Manado.

Dia mengawali dengan data BPS Sulut 2019.

Kata Ketua PKS Sulut ini, kemiskinan dan pengangguran tiap tahun bertambah. Apalagi dengan dampak covid 19.

Angka kemiskinan berada di level 5.5 persen atau setara 23.000 kepala keluarga.

Dari tahun 2014, 2015,2016,2017,2018 sampai 2019 angka terus bertambah. Bukan berkurang.

“Sejak 2014-2019 orang miskin bertambah. Dan tertinggi angka pengangguran di Sulut ada di Manado. Angka pengangguran terbuka sekira 10,48 persen,”tandasnya.

Maka kata SS, untuk atasi dua masalah dengan membuka pintu imvestasi.

Kata mantan ketua aktivis masjid kampus Unsrat, dua problem itu akan bisa diatasi dengan membuka lapangan pekerjaan baru.

Dengan pengalaman di DPRD Manado tiga periode. Digabung kemampuan SSK selaku international trader, maka yang akan dilakukan adalah membenahi peraturan terkait alokasi anggaran di pemkot Manado.

”Saya bersama ibu Sonya akan menjadikan Manado kota ramah investasi. Sehingga akan buka lapangan kerja baru,ujar Saafa yang mendapat applaus pendukung.

Debat publik di Swissbel Hotel ini diikuti pasangan calon wakil wali kota menampilkan calon wakil wali kota Manado.

Lima komisioner KPU Manado, Ketua Yusuf Wowor, anggota Ismail Harun, Sahrul Setiawan, Sunday Rompas dan Abdul Gafur.

Juga disaksikan empat pasangan calon wali kota Manado.(tr21)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here