harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Sempat Ditolak Warga, Tim FKM Unsrat Terus Sosialisasikan Pemutusan Rantai Covid 19 di Kecamatan Wanea dan Sario

MESKIPUN sempat dilakukan penolakan oleh masyarakat, tapi semangat untuk menyosialisasikan memutus rantai virus corona terus dilakukan tim Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat.

Tim mahasiswa yang setia mendengar aspirasi warga di seputaran pasar Pinasungkulan Karombasan

Wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni dr Recky Sondakh, MKes mengatakan titik pertama sosialisasi di Karombasan tepatnya di Pasar ada sebagian masyarakat yang menolak aksi sosilisasi ini.

Wakil dekan bidang 3 melaporkan ke aparat kepolisian untuk kegiatan sosialisasi di wilayah Karombasan.

Karena ternyata pemahaman mereka covid 19 itu tidak ada. Namun kamipun tak patah semangat tapi terus memberikan penjelasan tentang virus ini dan cara memutuskan dengan gerakan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun diair mengalir dan menjauhi kerumunan.

Tim FKM yang peduli masyarakat terus lakukan sosialisasi pemutusan rantai covid 19

“Jadi data nasional soal Sulut nomor dua tak percaya covid 19 itu ada ternyata benar. Karena itu cara kita yaitu terus menyakinkan warga yang kurang percaya dengan bahaya virus ini, “terang Sondakh.

Sosialisasi covid 19 oleh tim FKM Unsrat selain di Kecamatan Wanea tepatnya di wilayah pasar juga dilaksanakan di Kecamatan Sario.

“Kami juga memberikan penjelasan tentang cara memutuskan mata rantai covid 19 kepada warga di depan jalan Sario. Dan ternyata mereka menerima dan telah melaksanakan. Selain sosialisasi kami pun membagikan masker gratis kepada masyarakat, “tukas wakil dekan tiga FKM Unsrat ini .

Sosilisasi ini kata Sondakh melibatkan mahasiswa. “Dan kami pun tim FKM Unsrat akan terus menyosialisasikan pemutusan rantai covid 19 ini, “tambahnya. (adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.