harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

2020 Pemkab Seriusi Penanganan Covid 19

Sejak Bulan Maret 2020 Corana Disease Virus (Covid 19) merebak di Indonesia, berbagai cara penanganan dalam memutuskan rantai penularan dilakukan. Tak terkecuali di Kabupaten Bolmong Sulawesi Utara. Dalam menindaki penyebaran virus mematikan ini, di Tahun 2020 berbagai cara telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Mulai dari pemberlakuan Work From Home bagi ASN hingga penerapan belajar jarak jauh bagi siswa-siswi yang ada di daerah tersebut. Bahkan, pada Bulan April Pemkab sendiri sempat melakukan pembatasan mobilitas kendaraan dan orang yang masuk ke wilayah Bolmong. Dimana ini sesuai dengan surat edaran yang ditandatangani Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dengan Nomor 800/setdakab/09/78/IV/2020. Pada poin pertama menjelaskan pembatasan mobilitas orang dan kendaraan masuk-keluar wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow 1 × 24 jam melalui perbatasan Bolmong dan Minahasa Selatan (Kecamatan Poigar dan Kecamatan Passi Timur). Selain itu juga dibangun beberapa pos penjagaan di beberapa tempat yang berbatasan langsung dengan daerah tetangga. Tentunya ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalan memutus rantai penyebaran virus Covid 19. Bahkan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow juga meminta agar program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) harus dimaksimal. Dimana Program ini merupakan bagian dari 3 M (Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan) yang harus dikampanyekan, sesuai dengan arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo terkait dengan HCTPS ini. Pemkab juga di tahun ini telah mengampanyekan gerakan sejuta masker yang digelar secara serentak di 15 Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara (Sulut). Dimana pembagian masker dilakukan, di tempat-tempat ramai yang dilakukan secara langsung oleh TP-PKK yang ada di Kabupaten Bolmong. Tak lupa juga, pada Bulan Agustus dilakukan screening pada kelompok perkantoran yang rentan terpapar virus Corana dengan Swab test. Dimana pemeriksaan dilakukan dengan metode pengambilan lendir melalui mulut. Pemeriksaan ini untuk memastikan ASN yang bekerja di Pemkab Bolmong dalam keadaan aman. Sementara itu, Pada Bulan september Pemerintah Daerah menggelar operasi Yustisi. Operasi tersebut dilakukan di seputaran Ibu Kota Lolak dan di seluruh Wilayah Kabupaten Bolmong. Dalam operasi tersebut, dilakukan bersama kepolisian, TNI dan menemukan sejumlah warga yang kedapatan tak mengenakan masker saat mengendarai motor dan mobil. Dalam kesempatan itu mereka langsung disuruh turun dan dilakukan pengecekan suhu tubuh, sebelum diberi masker gratis oleh petugas. Ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Bolmong dalam memutuskan penyebaran Covid 19. Pertian yang ditujukan pemerintah tak tanggung-tanggung, pasalnya bukan hanya sekedar memutuskan rantai penyebaran virus tersebut. Bahkan pemerintah juga menunjukan perhatiannya kepada masyarakat. Dimana masyrakat yang terkena dampat dari virus ini, mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), pemberian bantuan bibit/benih untuk pemanfaatan pekarangan, penyerahan sarana produksi, penyerahan sembako, bantuan mesin jahit, serta bantuan Bansos selama sSembilan Tahap telah dikucurkan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan I Nyoman Sukra mengatakan untuk penyalurkan bansos beras premium untuk Tahap 1 sampai dengan Tahap III kepada 8.370 KK dengan 36 Kg. Sedangkan Tahap IV sampai dengan Tahap IX penerima bansos berasnya ada 2 macam, dimana peneŕima BLT 10.203 KK dapat 10 Kg dan penerima BPNT dan Penerima paket full 9.170 KK dapat 18 Kg. Jadi total penerima 19.373 KK. ” Untuk Tahap IX saat ini sudah mulai disalur sejak Tanggal 10 Desember,” ungkapnya.

Related Posts

Sementara itu Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow alam beberapa kesempatan mengungkapkan, di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hanya Bolmong yang berani memberikan bantuan pangan kepada masyarakatnya selama 9 Bulan. “Bantuan ini akan diberikan hingga Desember 2020 nanti. Artinya, Pemkab Bolmong sangat serius memberikan bantuan selama 9 bulan kepada masyarakat. Sehingga ketahanan pangan bagi masyarakat Bolmong bisa terjaga di masa pandemi,” tandasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.