harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda

Niat SSK Adukan Transfer Dana Kampanye, Elit PG Manado Sebut Sonya Ingkar Janji

PG Manado Tersengat Isu Aliran Duit SSK, Simak Klarifikasi Anggaran Kampanye Pilwako

Harimanado.com, MANADO – Rencana calon wali kota Manado Sonya S Kembuan akan melaporkan hasil pilkada ke DPP Golkar memantik harga diri kubu Beringin Manado Sabtu (16/01).

Elit PG Manado kelihatan kecewa dan tersinggung.

Mereka pun menggelar Konferensi Pers (Konpers) yang dihadiri beberapa Pengurus Golkar Manado.  Seperti ketua harian Vian Walintukan dan Sekretaris Ruby Rumpesak.

PG Manado menilai, bahwa yang tidak fair SSK. Banyak ingkar janji dan tidak komitmen dengan PG Manado.

“SSK tidak komiten terhadap dirinya sendiri dan Partai Golkar,” katanya.

Kata  Vian salah satu ingkar janji SSK-SS adalah pemberian dana untuk operasional sebelum dan saat kampanye ke PartaiGolkar sebesar Rp1,5 M.

Janji itu disampaikan dalam acara duka yang dialami Ketua Golkar Manado Maykel Teba Damapolii di desa Raanan Baru, Minsel.

”Dijanjikan saat akan menerima SK Golkar Manado sebagai calon walikota dari partai Golkar bersama dengan calon wakil Syarifudin Saafa,” terang Walintukan.

Sekian lama ditunggu, tapi dana untuk Operasional tak kunjung diserahkan. Sampai kampanye dan pencoblosan.

“Kami tidak pernah meminta dan mendesak dana kepada SSK, ibu yang menjanjikan sendiri tapi tidak direalisasikan,” tandas Vian.

Bahkan dana 1,5 miliar akan diberikan untuk membiayai operasional partai Golkar Manado sebagai bentuk komiten SSK-SS dalam pencalonan.

Menurut SSK dana 1,5 miliar akan diberikan tiga kali yakni tiap bulan 500 juta selama tiga bulan yakni September, Oktober dan November 2020,” beber Vian Walintukan.

Namun seiring dengan berjalannya waktu sebagai calon walikota dan wawali, SSK-SS melarikan diri atas janji dana yang akan diberikan kepada partai Golkar sebesar 1,5 miliar.

Walintukan mengakui bahwa ada dana yang ditransfer oleh pihak SSK sebesar 200 juta. Namun dana itu diberikan untuk kegiatan konsolidasi kader partai Golkar untuk memenangkan paslon SSK-SS di Pilkada Manado 2020.

“Kami (Partai Golkar red) Manado tidak pernah meminta bahkan mendesak ibu SSK untuk memberikan dana kepada partai Golkar tapi SSK yang menjanjikan sendiri tapi tidak direalisasikan,” jelas Ketua Harian Golkar Manado ini. Dia menambahkan berkaitan dengan dana saksi yang disebutkan dalam pemberitaan bahwa SSK memberikan dan sebesar 400 juta kepada partai Golkar itu tidak benar.

“Partai Golkar menerima dana saksi bukan dari SSK tapi dari DPP partai Golkar sebesar 496 juta,” ucap Walintukan. Dia menjelaskan wajib setiap calon yang diusung partai Golkar harus memberikan dana untuk membiayai saksi di Pilkada Manado 2020.

“DPP memberikan dana saksi kepada Golkar Manado sebesar 496 juta rincian 100 juta untuk kegiatan pembekalan saksi dan 396 juta untuk membayar saksi. Dana saksi masih tersisa 396 juta dan itu akan dikembalikan partai Golkar Manado ke DPP bukan kepada SSK. Karena Golkar Manado tidak pernah menerima dana saksi seperpun dari SSK,” tegas Vian Walintukan.(dns)

Leave A Reply

Your email address will not be published.