harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

PTM di Bolsel Tergantung Kesiapan Sekolah

harimanado.com, Bolsel — Sekolah tingkat SD dan SMP di Bolsel masih menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan belajar di rumah (BDR) dengan sistem dalam jaringan (daring) maupun sistem luar jaringan (luring). Kendati demikian, bagi sekolah yang sudah siap bisa mengajukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bolsel Rante Hattani mengatakan, PTM di Bolsel tidak diterapkan secara serentak. Sebab, Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri dalam Negeri (Mendagri) tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19, tidak mewajibkan tatap muka. Kewenangan diberikan kepada Kepala Daerah.

“Dalam SKB itu disebutkan, pemerintah daerah adalah pihak yang paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan dan kapasitas daerahnya. Sehingga diberikan kewenangan penuh dalam menentukan izin PTM pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021, yang dimulai pada Januari (2021) ini,” jelas Rante Hattani yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/1).

Ia kemudian menjelaskan, bila ada sekolah yang siap PTM, maka sekolah dimaksud harus menyurat ke Dinas (disdik). Setelah menerima surat itu, disdik langsung turun melakukan penilaian dengan melaksanakan simulasi.

“Bidang Dikdas (pendidikan dasar) dan pengawas akan verifikasi sekaligus simulasi. Kemudian menilai siap atau tidak sekolah itu melakukan PTM. Kalau sudah siap, dinas akan mengeluarkan izin,” jelas Rante.

Related Posts

Lanjut dijelaskan, sekolah yang dinyatakan siap apabila dapat memenuhi prosedur standart yang diatur dalam SKB empat menteri.
“nanti kita juga akan menerbitkan juknis (petunjuk teknis) yang mengatur PTM. Tentunya yang prioritas di sini adalah penerapan prokes (protokol kesehatan),” kata Rante.

Selain itu, jika sudah ada sekolah yang melaksanakan PTM, maka disdik akan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pemantauan secara rutin.

“Seandainya pada penerapan ini ada orang tua atau murid atau guru ditemukan positif covid-19, maka kegiatan sekolah dihentikan. Dan semua warga sekolah wajib menjalani swab test atau rapied antigen,” tuturnya.

Sementara itu, untuk sekarang, katanya, sudah ada sekolah yang berkonsultasi akan melakukan PTM. Tapi, secara resmi menyampaikan surat belum ada.

“Kita tetap menunggu laporan resmi. Jadi, saat ini sekolah-sekolah di Bolsel masih melakukan pembelajaran sistem kunjungan. Ada yang lewat WhatsApp (WA), tapi di wilayah tertentu saja, karena sebagian wilayah belum didukung jaringan internet yang memadai,” kuncinya. (qs)

Leave A Reply

Your email address will not be published.