harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Cabjari Dumoga Buru Tsk Korupsi Dana Desa Iloheluma

harimanado.com, Bolsel – Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kotamobagu di Dumoga merilis Daftar Pencarian Orang (DPO). Nama Anwar alias AM (43), warga Desa Iloheluma, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) tertera di sana dan paling dicari saat ini.

Kepala Cabjari Dumoga Evans E Sinulingga mengatakan, AM ditetapkan sebagai Tersangka (tsk) kasus dugaan korupsi Dana Desa Iloheluma Tahun 2018 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 321 juta.

Nama oknum penyedia barang ini masuk DPO karena sangat tidak kooperatif terhadap aparat hukum. Dia selalu menghindar dan kini coba menghilangkan jejak.

“Tiga kali mangkir panggilan penyidik. Bahkan sudah pernah dijemput paksa, tapi yang bersangkutan melawan. Petugas dihadang masyarakat,” kata Evans, Rabu (3/2).

Jemput paksa ini dilakukan pada Tanggal 15 Desember 2020 lalu. Pihak Kejaksaan bersama petugas dari kepolisian gagal membawa tsk karena menghindari bentrokan dengan warga.

“waktu itu kita mendapatkan perlawanan oleh masyarakat berupa kekerasan dengan menggunakan senjata tajam (parang) terhadap barang kendaraan operasional yang digunakan oleh Tim Penyidik Cabjari Dumoga dan sembilan personel Tim Pengamanan dari Polres Bolaang Mongondow dan Polres Bolsel,” tutur Kacabjari.

Pasca kejadian itu, pihak Cabjari Dumoga dengan tegas memberikan ultimatum kepada AM agar kooperatif dan segera menyerahkan diri. Namun disayangkan, peringatan keras itu tetap diabaikan. Tak pelak, nama AM masuk DPO Cabjari Dumoga dan masih buron sampai sekarang.

Pihak Cabjari Dumoga berharap, masyarakat turut membantu proses penegakan hukum ini, dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan AM.

“Kepada masyarakat luas, bilamana mengetahui keberadaan orang ini (AM) segera menghubungi kami (Cabjari Dumoga) atau menghubungi Kantor Kejaksaan dan Kantor Kepolisian setempat,” tutur Evans.

Sekadar informasi, dalam kasus ini ada dua  orang tsk. AM dan oknum mantan Kepala Desa (kades) berinisial SM.

keduanya ditetapkan sebagai tsk kasus dugaan korupsi Dana Desa tahun 2018 di Desa Iloheluma, terkait pengadaan 120 unit mesin paras, 120 unit tangki semprot dan 7 unit mesin katinting, dengan penghitungan kerugian Negara sebesar Rp 321 juta. Tsk ini telah ditetapkan sebagai DPO sejak 9 November 2020 oleh penyidik Cabjari Dumoga.(qs)

Leave A Reply

Your email address will not be published.