harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda

Camat se Manado Diminta Jangan Persulit Buruh Sampah

Harimanado.com – Komisi 1 DPRD Kota Manado, Senin (1/3) hearing bersama buruh sampah dan para camat se-Manado. Ini menindaklanjuti aksi demo yang dilakukan buruh sampah beberapa waktu lalu. Dimana tuntutan mereka yakni belum terbayarkan upah.

Ketua Komisi 1 Benny Parasan mengatakan, problem ini adalah suatu kewajiban bagi DPRD untuk segera mengatasinya. Karena tenaga kebersihan adalah rakyat yang juga harus membiayai kehidupan.

“Kami selaku wakil rakyat akan memfasilitasi segala keluhan masyarakat. Apalagi situasi pandemi sekarang. Asas kemanusiaan harus diperhatikan,” kata Parasan.

Tuntutan para tenaga kebersihan antara lain, THR belum dibayarkan, upah beberapa bulan terbengkalai, pemotongan gaji, serta PHK 59 buruh secara sepihak.

Dalam rapat tersebut, para camat menanggapi bahwa upah bulan Desember sudah dibayar. Namun kendalanya pada Januari-Februari tertunda disebabkan ada perubahan rekening dari BRI ke BSG.

Related Posts

Sehingga, para buruh harus membuka rekening terlebih dahulu sebagai mekanisme pembayaran upah.

Terkait hal itu, personel Komisi 1, Jeane Laluyan meminta agar jangan mempersulit masyarakat dalam mengurus rekening.

“Kalau bisa dibayarkan secara manual, segera dibayarkan. Kasihan. Mereka juga punya keluarga. Jangan sampai mereka sakit, atau bahkan mati baru upah akan dibayarkan,” tegasnya.

Selain itu, para Camat juga membantah terkait keluhan pemotongan gaji. Dari pantauan, dalam rapat tersebut sempat terjadi saling tuding antara buruh sampah da sejumlah camat.

Namun akhirnya komisi 1 bisa menengahi hal itu dan mendapat solusi. (fik/An1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.