harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda

Diskon Listrik Berlaku Mulai 1 April, GM Leo: Skemanya Sudah Berbeda

MANADO- Kebijakan subsidi listrik 2021 mulai berlaku. Terhitung 1 April sampai Juni 2021.
Pemberian stimulus yang disetujui Pemerintah diperpanjang khusus masyarakat kecil,
pelaku usaha UMKM dan bisnis skala tertentu dan pelanggan sosial.
Stimulus dilanjutkan untuk periode April hingga Juni 2021.
Skema dan mekanisme pemberian stimulus di triwulan kedua ini berbeda.
Penjelasan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulut Sulteng Gorontalo (Suluttenggo),
Leo Maria Basuki stimulus separuh dari sebelumnya.
“Terhitung sejak 1 April, perubahan itu dilakukan untuk masing-masing golongan tarif,” papar Leo saat Ngopi Bareng Media di Manado, Rabu (31/3).
Leo mengurai skema subsidi, dimulai pelanggan golongan rumah tangga, bisnis kecil
dan industri kecil dengan daya 450 Volt Ampere (VA) diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
Kemudian golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
Skema ketiga pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.
“Dengan berkurangnya besaran subsidi, berarti untuk pelanggan 450 VA, terhitung mulai April sudah harus melakukan pembayaran tapi subsidi tetap diberikan,” jelas Leo.
Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Suluttenggo, Maria GI Gunawan menjelaskan,
untuk pelanggan pascabayar, PLN langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan.
Sementara prabayar, diskon diberikan saat pembelian token listrik.
“Untuk pelanggan prabayar daya 450, tidak perlu lagi mengakses token, baik di web, layanan whatsapp, maupun PLN Mobile. Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” ujar Maria.
Related Posts
Katanya, PLN berharap masyarakat memahami mekanisme baru pemberian subsidi di triwulan kedua 2021.
“Kalau sekarang subsidi bisa diterima ketika dia bayar tagihan untuk pascabayar dan membeli token untuk prabayar,”ucapnya.
Total Pelanggan PLN khusus Sulut, Gorontalo dan Sulteng, yang dapat subsidi 796 ribuan pelanggan listrik.
“Jumlah itu sekitar 52 persen dari total 1,7 juta pelanggan yang ada di Suluttenggo,” jelasnya.
Sebelumnya sepanjang tahun 2020, sejak Bulan April, Pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp 13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan.
Sedangkan pada triwulan I (Januari-Maret 2021) pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,66 triliun untuk stimulus listrik.
Untuk memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus,
PLN membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore.(TM/adv)

Dikirim dari Yahoo Mail untuk iPhone

Leave A Reply

Your email address will not be published.