harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda

Kapolri Masuk Sulut Tak Ada Kaitan Bomber Makassar, Hanya untuk Pengamanan Paskah?

 

MANADO — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah tiba di Sulawesi Utara (Sulut) sore.

Kunjungan jenderal bintang empat didampingi para petinggi mabes Polri.

PANTAU: Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Gereja Katedral Manado, Kamis malam (1/4).(foto:afik)

Kehadirannya memunculkan beragam opini. Apalagi belum lama Makassar dihebohkan bom bunuh diri diduga sel JAD.

Namun Sigit menegaskan hadir di Sulut karena diundang beberapa kegiatan nasional. Selain itu juga untuk memastikan kesiapan Polri-TNI dalam mengamankan seluruh rangkaian ibadah Paskah di Kota Manado dan wilayah di Sulut.

Hal ini disampaikannya saat Konferensi Pers bersama awak media di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria Kota Manado, Kamis (1/4).

Related Posts

Sigit didampingi Uskup Manado, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Forkompinda Sulut.

Sigit tanpa menyebut alasan utama ke Manado, tersirat kalimatnya ingin memberi pesan kepada warga Sulut tentang ancaman terorisme.

“Manado merupakan salah satu wilayah yang berpenduduk non muslim hampir 70%, kami ingin pastikan, perayaan mulai dari Misa (Ibadah) Kamis Putih, Jumat Agung kemudian dilanjutkan dengan Paskah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lanjutnya, bahwa seluruh rangkaian ibadah Kamis Putih di Gereja Katedral Manado tetap berjalan seperti biasanya.

“Kegiatan ibadah akan berjalan normal seperti biasa, tidak terpengaruh dengan kejadian bom yang ada di Makasar ataupun peristiwa yang baru saja terjadi di Mabes,” kata Sigit.

Sigit berharap, seluruh masyarakat yang mengikuti rangkaian ibadah Jumat Agung dan Paskah agar tidak khawatir terkait keamanan.

“Saya harapkan seluruh masyarakat khususnya umat Nasrani bisa melaksanakan kegiatan ibadah dengan tenang, aman, dan tidak ada kekhawatiran dan terganggu dengan peristiwa yang terjadi di Makassar dan Mabes,” tutupnya.(tr21)

Leave A Reply

Your email address will not be published.