harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda

Oknum Dewan Nyinyir Program Bupati, FDW Balas dengan Cara Ini

Apa yang Salah dengan Dana Duka dan Bantuan Ambulance

AMURANG- Belum lama menjadi nakhoda Minahasa Selatan (Minsel) Bupati Franky D Wongkar dan Wakil Bupati Pdt Petra Y Rembang MTh, dihujani kritik belum lama ini.

Kritikan  dilontarkan anggota DPRD Minsel.

Sindiran dia tentang miskinnya program kerja bupati jadi viral. 

Mengetahui dia dikritik,  Bupati Franky D Wongkar menanggapi dengan bijak.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih. Karena itu akan menjadi motivasi bagi pemerintahan sekarang. Dan akan menjadi motivasi untuk lebih berbuat baik lagi,” terang Bupati Wongkar saat dimintai keterangan, kemarin.

Menurutnya, materi apa pun yang dikritik akan dijawab dengan kerja.

Karena yang dilakukan pemerintah daerah di pemerintahan FDW-PYR adalah kerja.

Related Posts

“Saya dan pak wakil bupati akan membalas dengan program-program kemasyarakatan, bukan dengan kata-kata. Karena program kerja kemasyarakatan sudah dibuktikan kepada warga,” tegasnya.

Terbukti lanjut Wongkar, program pemberian bantuan dana duka kemudian dana untuk tokoh agama, dan dana untuk warga lanjut usia (Lansia, red), bahkan ada pengadaan mobil ambulance di tiap Daerah Pemilihan (Dapil) di Minsel, semua program tersebut jalan dengan baik.
Belum lagi kata Wongkar, program pemerintah untuk pembuatan Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) akan dibangun dua titik yaitu di Amurang dan Tompaso.

“Sekarang menjadi pertanyaan, apanya yang salah dari program yang dilaksanakan? Apanya yang salah dari pemberian dana duka, dana untuk Lansia dan lainnya? Salahnya dimana? Jadi biarlah masyarakat yang menilai, karena yang kami berikan kepada rakyat adalah program kemasyarakatan,” tutur Wongkar.

Yang pasti, pedas dan pahitnya kritikan yang disampaikan oknum anggota dewan atau oknum-oknum masyarakat lainnya, itu diterima dengan lapang dada.

“Sekali lagi kami terima dengan lapang dada dan kami akan cermati itu dan kami tidak akan menjawab dengan kata-kata tapi dengan program kerja
Silahkan rakyat menilai kinerja pemerintahan sekarang ini,” sambung lagi Wongkar yang masih menjabat sebagai sekretaris PDIP Sulut ini.

Sementara kata Wongkar, jika melihat jalannya roda pemerintahan yang baru seumur jagung yaitu 1 bulan 10 hari tapi pemerintahan FDW-PYR sudah bisa membuktikan adanya perubahan.

“Sekarang balik lagi, apakah pemerintahan lalu menjalankan program bantuan dana duka, dana untuk lansia dan lainnya seperti yang dilaksanakan pemerintahan sekarang ini? Apakah itu dilakukan? Kami tidak menjawab tapi biarlah masyarakat yang menilai sendiri di lapangan,” tandasnya lagi.
Ditambahkan lagi, jika ada program pemerintah daerah belum bisa dilaksanakan sekarang ini, itu berarti bukan tidak dilaksanakan namun akan dilaksanakan melihat kondisi keuangan daerah. “Apalagi sekarang ini ada recofusing anggaran, sehingga mengakibatkan ada beberapa program belum bisa berjalan dengan baik,” terang Wongkar lagi dengan bijak.

Wongkar berharap, masyarakat untuk tetap tenang, jangan terpancing dengan hal-hal yang merugikan. Melainkan masyarakat dapat melihat dari program kerja pemerintah lewat pembuktian di lapangan. (vis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.