harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
how to make a woman squirt.like it https://www.weneedporn.online
like itjav the thai massage.
nude milfs

Ada Apa dengan Kadissos Manado, Warning 42 Ribu Penerima Bansos yang Kumabal

MANADO– Target vaksinasi sampai akhir 2021 tampak belum terealisasi.

Wali Kota Manado Andrei Angouw menargetkan sampai Desember tahun lalu 80 persen warga Kota Manado sudah divaksin covid 19.

Menurut Pemkot Manado, salah satu kendala lantaran tidak semua warga Manado mendukung. Di antara warga yang enggan vaksin ditemukan ada 42.000 penerima program bantuan sosial. Mereka dinamakan kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Khusus PBI saja, terdata sekira 42 ribu orang belum divaksin,”kata Kadis Sosial Kota Manado Sammy Kaawoan pekan lalu.

Banyaknya PBI yang belum divaksin kata Sammy, memancing reaksi wali kota. Dinas Sosial diminta untuk menghimbau para penerima bansos itu segera divaksin.

Related Posts

Pemkot Manado mewarning para penerima bantuan sosial agar ikut mensukseskan program pemerintah terkait Vaksinasi Covid-19

“Dihimbau kepada para penerima PBI dari Pemkot Manado yang belum divaksin agar mengikuti program vaksinasi,”tandasnya.

Mereka diberi deadline bulan ini. Andai sampai batas waktu ada yang menolak divaksin, Pemkot Manado akan mengevaluasi siapa saja PBI yang kumabal.

“Diberi batas hingga 24 Januari belum mengikuti vaksinasi minimal dosis pertama, akan dikeluarkan dari nama penerima bansos,” tegas Kaawoan.

Hal senada juga ditegaskan Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu. Dia mengatakan, berdasarkan petunjuk wali kota, Dinas Kominfo turut mensosialisasikan percepatan vaksinasi dan akan mengambil langkah tegas kepada masyarakat yang tidak mengindahkan program pemerintah.

“Karena ini untuk kepentingan bersama. Yang tidak mau divaksin berarti tidak punya rasa empati untuk melindungi orang lain di sekitar. Itu juga berarti kalau tidak mau divaksin berarti tidak peduli dengan kesehatan diri sendiri dan orang lain,” tukasnya.(cw01)

Leave A Reply

Your email address will not be published.