harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
bolsel
syarikatislam

Gubernur Legalkan Jenazah Manusia Diolah Kompos Pupuk

Harimanado.com- Sebuah kebijakan baru terkait jenazah manusia dibuat kompos pupuk.

Pelegalan aturan mengomposkan jenazah manusia telah diterbitkan sang Gubernur New York Amerika Serikat (AS), Kathy Hochul.

Dengan metode dikompos atau dikuburkan tanpa peti mayat atau dibalsem disebut salah satu alternatif penguburan hijau yang dianggap ramah lingkungan.

Dilansir The Guardian, Rabu (4/1/2023), ada mekanisme atau cara melakukan pengomposan jenazah. Yang dibolehkan kompos jenazah perusahaan jasa pemakaman yang telah disertifikasi sebagai fasilitas reduksi organik.

Teknik pengomposannya dari perusahaan yang disertifikasi itu, ditampung dan diberi ventilasi yang sesuai dan tidak berisi baterai, paket baterai, sel daya, implan radioaktif, atau perangkat radioaktif lainnya.

Dalam banyak kasus, jenazah ditempatkan di bejana semi-terbuka yang dapat digunakan kembali yang berisi alas tidur yang sesuai–serpihan kayu, alfalfa atau jerami–ideal bagi mikroba untuk melakukan pekerjaannya.

Related Posts
jrbm

Bagian akhir proses, dihasilkan satu yard kubik tanah padat nutrisi, setara dengan 36 kantong tanah yang kemudian dapat digunakan sebagai pupuk.

“Setiap hal yang dapat kita lakukan untuk menjauhkan orang dari lapisan beton dan peti mati mewah serta pembalseman, kita harus melakukan dan mendukungnya,” kata Manajer Greensprings Natural Cemetery Preserve New York, Michelle Menter.

Sementara itu, proses pengomposan mendapat kritik dari The New York State Catholic Conference. Menurutnya, proses pengomposan jenazah tersebut tidak memberikan rasa hormat karena sisa-sisa tubuh.

“Proses yang sangat tepat untuk mengembalikan potongan sayuran ke bumi, belum tentu sesuai untuk tubuh manusia,” kata Direktur Eksekutif NYS Catholic Conference, Dennis Poust dalam pernyataannya.

Di sisi lain, para pendukung Order of the Good Death mendesak gubernur untuk menandatangani dan menawarkan serangkaian kartu dekoratif berwarna bertuliskan ‘Kompos Saya’ dan ‘Saya Ingin Menjadi Pohon’ untuk dikirim ke gubernur.

Diketahui, Washington menjadi negara bagian pertama yang melegalkan pengomposan manusia pada tahun 2019, diikuti oleh Colorado dan Oregon pada tahun 2021, kemudian Vermont dan California pada tahun 2022. Undang-undang New York, A382, disahkan selama musim panas.(detik.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.