harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
bolsel
syarikatislam

Dicap Miskin, Pemkot Manado Sumbang 822 Warga Manado Peti Mati-Kain Kafan

Harimanado.com, MANADO—Pemerintah Kota Manado di bawah Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr Richard Sualang telah mengeluarkan dana bantuan duka bagi warga kurang mampu.

Meski tidak masuk dalam visi misi dan program 2021-2024, Pemkot Manado memberi bantuan duka untuk warga yang kurang mampu dimulai 2023.

Data dari Dinas Sosial Kota Manado, paket Bantuan Duka dalam bentuk peti mati, kain kafan, dan perlengkapan duka lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Rollies Rondonuwu mengatakan syarat warga penerima bantuan paket duka tersebut adalah warga yang terdaftar dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Jadi yang menerima bantuan paket duka tersebut adalah warga yang ber KTP Manado, dan yang terdaftar di sistem DTKS dan telah disensus oleh Ketua Lingkungan dengan strata kurang mampu dan benar benar layak menerima bantuan,” ucapnya  Kamis (28/02/2024).

Related Posts
jrbm

Rollies menambahkan, untuk beberapa kategori masyarakat yang berhak mendapatkan Bantuan Duka tersebut yaitu masyarakat yang kurang mampu, miskin, dan sangat miskin. “Untuk data paket yang telah direalisasikan sejak awal tahun 2024 sampai saat ini sudah mencapai 822 paket duka. Tahun anggaran 2023 paket jenasah dan kelengkapannya berjumlah 533 paket yang diserahkan pemerintah kota. Untuk kain kafan dan kelengkapannya berjumlah 87 paket. Tahun 2024 di bulan Januari dan Februari sementara berjalan ini sudah 181 paket peti jenasah dan kelengkapannya dan 21 paket kain kafan dan kelengkapannya,” bebernya.

Sementara Walikota Andrei Angouw menjelaskan, program dana duka tersebut memang tidak ada dalam visi dan misi pemerintahan saat ini. Namun menurutnya, pemerintah perlu membantu orang yang sedang berduka. “Dana duka itu tidak ada dalam visi dan misi Andrei Angouw dan Richard Sualang. Tapi sambil berjalan, kita merasa masyarakat yang berduka itu perlu dibantu yang berduka dan benar-benar orang susah,” tegasnya.

Pemerintah saat kata walikota telah menganti program dana duka dengan program Bantuan Duka, dan program tersebut sudah berjalan selama setahun tidak dalam bentuk dana. “Sudah setahun ini, dari awal tahun 2023, pemerintah Kota Manado mempunyai program. Namanya program Bantuan Duka. Program ini tidak dalam bentuk dana. Tujuannya untuk meminimalisir penyalahgunaan dana,” ucapnya.

Diketahui, selain menyalurkan Bantuan Duka, pemerintah Kota Manado juga menyediakan lahan pekuburan, termasuk pembuatan bak dan penutup lubang kubur dari beton dan pelayanan ambulans, semuanya diberikan secara gratis bagi warga Kota Manado yang kurang mampu. Bantuan Duka Pemerintah Kota Manado, dalam bentuk Kelengkapan Jenasah, yang diberikan kepada Masyarakat Kota Manado, yang tersensus oleh Ketua Lingkungan dengan strata sosial Kurang Mampu, Miskin, Sangat Miskin.(sal)

Leave A Reply

Your email address will not be published.