harimanado.com
Selalu Ada Yang Beda
bolsel
syarikatislam

Kenaikan Harga Beras Penyebab Daya  Beli Melemah

Harimanado.com,MANADO—Daya beli masyarakat Sulut kembali tertekan oleh inflasi sepanjang Februari 2024.

Dalang pemicu inflasi adalah lonjakan harga beras yang terjadi sejak tahun lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut merekam kenaikan harga beras menjadi pendorong utama terjadinya inflasi di Sulawesi Utara secara year on year (yoy).

Related Posts
jrbm

Komoditas beras menjadi penyumbang inflasi terbesar, yakni mencapai 1,12 persen dari inflasi Sulawesi Utara  secara year on year pada bulan Februari 2024 sebesar 5,35 persen.

“Secara tahun ke tahun, Sulawesi Utara mengalami inflasi 5,35 persen. Beras menjadi pendorong utama dengan andil 1,12 persen dan daging babi 0,73 persen. Sedangkan komoditas penahan inflasi terbesar adalah cabai rawit minus 0,17 persen dan ikan cakalang minus 0,14 persen,” kata Kepala Bagian Umum Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Dadan Sudarmadi, saat menyampaikan Berita Resmi Statistik, Jumat (01/03/24).

Dibanding Februari tahun 2023, harga beras saat ini memang sudah berada jauh di atas. Beras medium kini dijual di kisaran Rp15.000/kg, sedangkan beras premium bisa mencapai Rp17.000/kg. Selain beras dan daging Babi daun bawang dengan andil 0,32 persen, tomat 0,27 persen dan Sigaret kretek mesin 0,16 persen. Sementara komoditas penahan inflasi Tahun ke Tahun selain cabai rawit dan Ikan Cakalang adalah Ikan Tude -0,09 persen, ikan malalugis -0,06 persen dan ikan deho -0,04 persen.
Secara month to month,  Sulut mengalami deflasi 0,63 persen. Dan inflasi tahun kalender -1,04 persen(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.