MANADO,Harimanado- Tensi politik makin memanas di Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado.
Pemicunya adalah suksesi rektor Unsrat periode 2026–2030.

Pemilihan nakhoda Unsrat akan digeber akhir 2026. Tepatnya awal Desember 2026.
Persiapan telah dimulai usai terbentuknya Panitia Penjaringan Pemilihan Rektor (Pilrek).
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat nomor: 2270/UN12- 34/LL/2026 Arthur Pinaria.
Keputusan rapat panitia pilrek tahapan suksesi pimpinan Kampus Abu-Abu dibagi dalam empat tahap.
Diawali penjaringan, penyaringan, pemilihan, serta penetapan dan pelantikan.
Tahapan pendaftaran bakal calon rektor dijadwalkan berlangsung pada 2–6 November 2026.
“Namun, jadwal dapat diperpanjang hingga 18 November 2026 apabila jumlah pendaftar belum memenuhi ketentuan minimal empat bakal calon,”tandas Arthur.
Usai pendaftaran berkas bakal calon akan diverifikasi administrasi. Panitia juga memberikan kesempatan perbaikan dokumen apabila ditemukan persyaratan yang perlu dilengkapi.
Bakal calon yang lolos verifikasi administrasi mengikuti tahapan pemaparan visi dan misi. Untuk penilaian rekam jejak Carek akan dilakukan langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dari rangkaian penjaringan dan penyaringan tersebut, nantinya ditetapkan tiga bakal calon rektor yang akan melaju ke tahapan pemilihan yang pada 18 Desember 2026.
Sementara itu, di tengah bergulirnya tahapan Pilrek, sejumlah nama mulai dihembuskan dengan perebutan kursi orang nomor satu di UNSRAT.
Mereka akademisi UNSRAT. Ada yang berasal dari pimpinan rektor, mantan dekan hingga dekan. Ada tujuh nama yang bersaing.
Dua nama sering dibicarakan kalangan Civitas akademika Unsrat. Keduanya mantan dekan. Kebetulan sama sama perempuan.
Prof. Dr. dr. Grace Debbie Kandou, M.Kes., mantan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNSRAT periode 2015–2019 dan Prof Dr Flora Kalalo, S.H., M.H., mantan Dekan Fakultas Hukum sekaligus mantan Wakil Rektor II UNSRAT.
”Keduanya punya nilai plus dibanding calon lain. Pernah ikut bakal calon rektor periode lalu,”tandas Dr Pingkang Sondakh SH di sela pelantikan IKA Fakuitas Hukum Unsra Rabu siang (21/10/2026)
Keduanya berpeluang karena masing masing mewakili dua faksi eksata dan non eksata.
Di luar dua nama itu, muncul The rising star Dr. Lawren Julio Rumokoy, S.E., M.M., GradDip PhD.Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerja Sama.
Kemudian Prof. Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan UNSRAT. Ada juga Dr. Rocky Wilar, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Dan paling fenomena pengamat politik kepemiluan Dr. Ferry Daud Markus Liando, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNSRAT.
Ada juga bakal calon ingin meramaikan suksesi dari luar UNSRAT, Dr dr Taufik Passiak, SH, MH, MKes Dekan Fakultas Kedokteran UPN Jakarta.(at/ham)















