Bupati James Pimpin Upacara Mirip Panglima Perang 

ADAT KABASARAN: Dari kanan, Bupati James Sumendap  bersama Wakil Bupati Mitra Jesaya Jocke Oskar Legi berjalan menuju tempat upacara, di Mitra.(foto: dok)

Harimanado.com.RATAHAN – Ratusan pasang mata heran bercampur kaget. Antara percaya tidak, melihat penampilan Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap (JS) di perayaan HUT RI ke-75 di Mitra.

Bupati yang dijuluki gladiator mengenakan pakaian perang Minahasa. Baju adat warna merah yang biasa dipakai di acara tertentu.

Bacaan Lainnya

Mahkota berbulu membuat JS tampak sangar. Gayanya berwibawa.

Bukan hanya bupati. Wakil bupati Mitra dan Sekda dan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengenakan pakaian adat perang.

Bupati Mitra JS tampak seperti sekelompok orang yang siap berperang. Pakaiannya dilengkapi kalung tengkorak. Pakaian ini sebagai  signal mereka konsisten melindungi wilayahnya dari ancaman musuh.

Bupati mengatakan ia memilih baju adat perang sebagai lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo.  Bahwa memakai baju adat pada peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia.

“Minahasa Tenggara sebagai bagian dari Minahasa Raya mempunyai pilihan baju adat, salah satunya baju adat perang. Dalam momentum HUT ke-75 RI ini, kami memilih kostum adat perang sebagai bentuk penghormatan kepada para Pahlawan,” kata James yang dikenal sebagai gladiator politik, usai peringatan detik-detik Proklamasi.

Menurut JS, dari dahulu hingga sekarang baju adat perang ini tradisinya digunakan untuk menyambut tamu kebesaran.

“Perjuangan para pahlawan belum selesai, dan tugas kami untuk melanjutkannya, terutama untuk memerangi COVID-19,” tegas Sumendap. (tr09/but)

Pos terkait