Wakil 9 Daerah Siap Berkompetisi di PNNS

Felix Palenewen SE

Harimanado.com, MANADO-Wakil 9 daerah menyatakan siap mengutus wakilnya di Pemilihan Nyong-Noni Sulut (PNNS) 2021.
Kepastian 9 kota/kabupaten berkompetisi di kontes tertinggi dan paling bergengsi di Bumi Nyiur Melambai ini, disampaikan Ketua Panitia PNNS 2021 Felix Palenewen SE.
Menurut Felix, daerah tersebut yaitu Bolaang Mongondow Selatan, Bitung, Minahasa Utara, Minahasa, Manado, Tomohon, Talaud, Minahasa Tenggara, dan Sangihe.
”Kami (panitia) masih menunggu peserta dari daerah lain. Dan, panitia akan melaporkan daerah-daerah yang mengutus wakilnya di PNNS dan daerah yang tidak mengirimkan wakilnya ke gubernur selaku
pelindung dan penasihat PNNS dan pengurus INNS,” kata Felix saat meninjau kantor Harian Radar Manado-INN Media Grup, Ringroad, Malendeng, kemarin (30/8) sore.
Sekretaris Ikatan Nyong-Noni Sulut (INNS) itu menerangkan, pelaksanaan PNNS 2021 merupakan calender of ivent dalam rangka HUT ke-57 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
”Persiapan panitia sudah 80 persen. Pra karantina berlangsung 7 sampai 10 September, karantina 14 sampai 19 September dan grand final pada 18 September mulai jam 4 sore,” sambungnya.
Dikatakan Nyong Sulut 2003, PNNS 2021 ini bertema Ragam Sulut di Gerbang Pasifik.
Waraney Minahasa 2002 ini mengatakan, para finalis PNNS 2021 akan dikarantina di Nusantara Diving Center (NDC) Resort & Spa Manado.
Felix menambahkan, adanya pra karantina sebelum karantina utama dimaksudkan untuk mengisolasi peserta dan official di rumah atau tempat masing-masing sebelum masuk karantina. Selama pra karantina,
kata Felix, peserta akan menerima materi dari sejumlah nara sumber dan sudah dalam bentuk penilaian.
”Panitia pelaksana akan merinci dengan jelas bahwa selama karantina akan dilaksanakan prosedur kesehatan yang sangat ketat. Diantaranya peserta membawa hasil PCR dari daerah masing masing, dan
akan di tes PCR kembali setibanya di lokasi karantina oleh panitia (tim kesehatan langsung). Panitia pelaksana juga sudah menjalani tes PCR dan antigen. Selama karantina seluruh peserta dan
panitia akan menjalani 3 kali rapid antigen. Selain itu tim kesehatan covid-19 akan standby selama 24 jam bersama 2 unit ambulans,” terangnya.(axm)

 

Pos terkait