Harimanado.com,MANADO— Asrama Mahasiswa Nusantara (ASM) akhirnya terealisasi di Sulut.
Pembangunan mulai dilakukan di lahan hibah Pemprov Sulut di Kalasey, Kecamatan Mandolang, Minahasa.
Pekerjaan dilakukan Balai Prasarana dan Permukiman Sulut.
Sekprov Steve Kepel mewakili Gubernur Olly Dondokambey melakukan Ground Breaking pembangunan asrama.
Para pejabat lintas Angkatan militer dan polisi hadir.
:Pemprov Sulut sendiri lewat Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, memberikan dana hibah lahan seluas 5 hektare (ha) untuk pembangunan AMN tersebut.,”kata Kepel usai ground breaking.
Sekprov Kepel saat membacakan sambutan Gubernur Sulut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan semua pihak atas dimulainya pembangunan AMN.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tapi semua pihak termasuk pihak swasta. Harapan kedepan, keberadaan AMN Manado bukan sekedar tempat tinggal tapi juga laboratorium sosial, intelektual dan kewirausahaan. Kita tidak hanya mencetak mahasiswa yang cerdas tetapi menjadi tonggak keberhasilan dalam perjalanan pendidikan di daerah Sulawesi Utara,” kata Sekprov Kepel.
Nantinya AMN Manado ini akan diisi oleh para mahasiswa dari berbagai daerah seperti Papua, Aceh dan lainnya bermacam suku, agama, ras dan budaya. Sehingga diharapkan terjadi harmonisasi kehidupan yang bebas dari radikalisme dan separatis.
Turut hadir dalam acara ground breaking ini, yakni perwakilan Kodam XIII Merdeka, Ka BIN, Danrem 131 Santiago, Kejati Sulut, Polda Sulut, Ka Balai PWP Sulut, Penjabat Bupati Minahasa dan jajaran Pemprov Sulut.(*)















