Harimanado.com MANADO— Pancaran wajah GM PLN Unit Induk DIstribusi (UID) Suluttenggo Ari Dartomo kelihatan berbinar. Senang lantaran bisa silaturahmi dengan para jurnalis dari puluhan media Maklum sudah setahun lebih belum bersua dengan para jurnalis di Suluttenggo.
Meski GM agak capek lantaran setiap hari mengontrol dan koordinasi dengan bawahan.
“Silaturahmi adalah bagian terpenting yang harus kita lakukan bersama-sama dengan media,”kata Ari Dartomo didampingi saat membuka kegiatan media gathering di salah satu hotel di Kabupaten Minahasa, Kamis (23/11/2023).
Ari yang ditemani Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum, Wijaya Gautama mengatakan bahwa media gathering ini guna memperkuat sinergi dan silahturahmi, sebagai bentuk komitmen dalam amplifikasi informasi program dan kondisi terkait kelistrikan. “Perlu temanq-teman ketahui, tim lapangan kami telah bekerja dengan maksimal dan harus berhadapan dengan berbagai masalah. Ini perlu kita apresiasi juga,” terangnya.
Lanjutnya, masalah yang ada di lapangan memang menjadi perhatian dan itu juga langsung ditindaklanjuti. “PLN di Sulut sangat solid dan secara sistim cukup baik. Namun bagi kami di unit-unit dan daerah lain yang pelayanannya belum maksimal akan kita perbaiki dan berharap teman-teman media menyampaikan serta memberi tahu kepada kami,” ucap Ari.
Pada kesempatan itu, GM Ari Dartomo juga menyampaikan terkait kendala yang terjadi seperti cuaca ekstrim yang membuat pelayanan tidak maksimal. “Mohon doa dari teman-teman dan masyarakat bahwa, dengan apa yang saat ini lakukan dari program PLN UID Suluttenggo semoga dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya
Setelah presentasi singkat terkait program PLN Suluttenggo, kapasitas daya, mesin dan perlengkapan yang tersedia program TJSL lain, para wartawan memberi pujian dan saran. Rata rata mereka mengakui PLN banyak berubah dari aspek pelayanan dan pemadaman listrik. Ada juga yang bertanya promo naik daya. Ada juga yang bertanya jumlah pelanggan baru. Hingga menanyakan cara lain untuk merespon jika ada gangguan listrik.
Media gathering sebelumnya dimulai dengan games. Para wartawan diminta main games. Ada kelompok ada individual. Wijaya Gautama ikut bermain pula.
Acara menjadi hidup karena dipandu Jeffert Subhan dari Bidang Komunikasi PLN Suluttenggo.(sal)














