Sambangi Bupati Sangihe, GM PLN Suluttenggo Bahas Sistem Kelistrikan hingga Pemulihan Pascabencana Tamako

Tahuna,Harimanado- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Sangihe.

Kolaborasi bertujuan keandalan pasokan listrik serta percepatan pelayanan bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam silaturahmi sederhana General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun didampingi menyambangi Bupati Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M di Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe.

Para manajer PLN UID Suluttenggo serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna, Eko Yuwono ikut serta tim teknis.

Pertemuan ini membahas berbagai isu vital ketenagalistrikan di wilayah perbatasan dan kepulauan, meliputi kesiapan daya pasok, kondisi jaringan eksisting, strategi peningkatan keandalan sistem kelistrikan di Kepulauan Sangihe, Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dan Talaud, hingga progres penanganan serta pemulihan jaringan kelistrikan pascabencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Tamako.

Usman Bangun, menyampaikan bahwa penyediaan listrik yang andal merupakan prioritas utama PLN dalam mendukung pembangunan daerah, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

“Wilayah kepulauan memiliki karakteristik geografis yang unik dan tantangan operasional yang sangat kompleks. Namun, tantangan tersebut tidak menyurutkan komitmen PLN untuk memberikan layanan kelistrikan terbaik. Kami terus melakukan penguatan sistem melalui modernisasi pembangkit, pemeliharaan preventif secara berkala, digitalisasi layanan, hingga peningkatan kesiapsiagaan tanggap darurat,” ungkap Usman.

Usman menambahkan, kolaborasi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi kunci utama dalam merespons cepat berbagai tantangan kelistrikan di lapangan, termasuk dalam penanganan pascabencana.

“Listrik adalah roda penggerak ekonomi dan fondasi utama aktivitas masyarakat. Karena itu, sinergi dengan Pemkab Sangihe, khususnya dalam percepatan pemulihan jaringan pascabencana banjir dan longsor di Tamako serta penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak, sangat krusial. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sangihe dan seluruh jajaran Pemkab, TNI/Polri, serta masyarakat atas dukungan luar biasa sehingga pemulihan sistem kelistrikan dapat terlaksana dengan cepat, aman, dan lancar,” tegas Usman.

Sebelumnya, bencana hidrometeorologi yang menerjang Kecamatan Tamako sempat melumpuhkan sebagian infrastruktur distribusi listrik akibat material longsor dan pohon tumbang. Merespons kondisi tersebut, PLN UP3 Tahuna dengan sigap menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan isolasi area, pembersihan jalur jaringan, hingga perbaikan infrastruktur terdampak demi mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat dan petugas.

Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, menegaskan bahwa seluruh personel penanganan bencana bekerja siaga dengan tetap mematuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Bencana alam adalah kondisi yang tidak terduga, namun kesiapsiagaan penuh seluruh personel PLN selalu menjadi prioritas utama. Meski menghadapi medan yang terjal dan tantangan cuaca, berkat kolaborasi erat dengan semua pemangku kepentingan, penormalan sistem kelistrikan di Tamako berhasil dituntaskan secara bertahap dan kini kembali aman melayani masyarakat,” terang Eko.

Melalui komitmen dan sinergi berkelanjutan ini, PLN UID Suluttenggo optimistis ketersediaan energi listrik yang aman, berkualitas, dan andal akan semakin memperkokoh ketahanan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah kepulauan terdepan Indonesia.(ham)

Pos terkait