Harimanado.com- Pergantian Kapolda Sulut Senin (3/8) tidak mengejutkan.
Kabarnya sudah berhembus lama.
Maklum, Irjen Pol Royke Lumowa tak lama lagi pensiun.
Yang mengejutkan adalah penggantinya. Kapolda Sulut Irjen Pol Drs R Panca Putra Simanjuntak.
Jenderal bintang dua terbilang muda. Akpol 1990. Kelahiran tahun 1969.
Putra Batak dikenal cakap di bidang reserse.
Jangan heran, kalau Kapolri Jenderal Idham Azis menyukainya.
Bentuk kesukaan Trunojoyo I ini mudah terbaca.
Belum lama dikaryakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Putra mampu menjerat kasus korupsi kakap.
Kapolres Tegal 2010 ditarik ke mabes.
Dapat promosi jenderal bintang dua.
“Atas prestasinya, pimpinan Polri memberi amanah jabatan bintang dua (Irjen) sebagai Widyaiswara Utama Kepolisian Tk. I Sespim Polri,” tutur Kadiv Humas Polri Brigjen Pol Raden P Argo beberapa waktu lalu.
Penarikan Irjen Panca sempat dicegat Komisioner KPK.
Mereka masih butuh tenaga si Direktur Penindakan KPK RI.
Melansir laman investigasibhayangkara dalam 10 bulan memegang kendali penindakan KPK banyak kasus mangkrak bisa terurai.
Ada 21 kasus OTT (operasi tangkap tangan) yang ikut disikat.
Banyak kasus korupsi pejabat top diungkap.
Sekadar mengingat. Ada kasus TPPU Tubagus Chairi Wardana yang mangkrak di KPK selama enam tahun.
Saat Panca masuk kasus suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diany bisa dituntaskan di penyidikan.
Lalu, perkara korupsi di Garuda Indonesia yang telah empat tahun mangkrak.
Sukses menetapkan mantan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Soetikno Soedardjo sebagai tersangka.
Kemudian, penangkapan Eddy Sindoro pelaku penyuapan panitera PN Jakarta Pusat yang sudah menjadi DPO selama dua tahun.
Saat double job merangkap Deputi Penindakan,
ada 21 OTT diantaranya kasus suap izin impor bawang putih. (*)
Berikut jenjang karir Kapolda Sulut Irjen Pol R Panca Putra Simanjuntak MSi.
- Kapolres Tegal (2010)
- Wadirreskrimsus Polda Jateng (2011)
- Dirreskrimsus Polda Kalteng (2012)
- Dosen Utama STIK Lemdikpol (2013)
- Wadirtipidum Bareskrim Polri (2017)
- Direktur Penyidikan KPK[1] (2018)
- Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020)
- Kapolda Sulawesi Utara (2020)















