Liputo Kukuh Syukuran Lebaran Amir: Khusus yang Jalankan Puasa Sunnah

Harimanado.MANADO- Perayaan hari raya ketupat di Sulut tahun 2020 diperkirakan sepi.

Tradisi sebagian umat Islam yang digelar tujuh hari setelah hari Idul Fitri, kompak tidak akan menggelar seperti tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya
Anggota DPRD Sulut Amir Liputo bersama anak-anak panti asuhan Assalam

Namun, tradisi yang diadopsi dari masyarakat Jawa ini, akan dilakukan anggota DPRD Sulut Amir Liputo.

”Lebaran ketupat pada hakikatnya sebagai rasa syukur setelah kaum muslim melaksanakan puasa sunnah awal bulan syawal,”kata Liputo tegas, tadi siang.

Dengan sendirinya, kata Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Manado ini, siapa yang jalankan puasa sunnah awal Syawal tidak ada larangan baginya menggelar lebaran ketupat.

”Hukumnya sunnah untuk yang melakukan puasa sunnah Syawal,”tuturnya.

Namun, Ketua KKIG Manado ini menggelar tradisi lebaran tidak mengundang tetangga, kerabat atau relasi di luar rumah.

Untuk tahun ini, Liputo menggelar dengan cara berbeda. Tidak ada keramaian. Tidak menggelar open house di luar rumah.

Masakan yang disiapkan akan disajikan kepada kaum dhuafa.

”Insya Allah niat kami syukuran lebaran ketupat untuk tahun ini, membagi bagi makanan kepada saudara saudara tuna netra, panti jompo dan panti asuhan,”jelas Liputo.(hm)

 

 

Pos terkait