Harimanado.com.JAKARTA- Aroma pertarungan Kongres HMI periode 2021-2023, sudah terasa di semua cabang di Indonesia.
Ada 26 calon mendaftarkan diri bertarung di Kongres HMI XXXI di Surabaya 17 Maret depan.
Para calon hampir semua dari Pengurus Besar (PB HMI).
Dari sekian banyak calon ada sosok yang menonjol. Dialah Raihan Ariatama. Wasekjen PB HMI periode sekarang.
Salah satu keunggulan kader Cabang Bulaksumur ini adalah visioner.
Visi organisasi Raihan tercermin saat Raihan menggelar acara Lauching Gagasan bertema “HMI Menuju Satu Abad”, di Upnormal Caffe Roaster Kamis (11/3) di Jakarta.
Dia satu satunya yang punya gagasan besar yang mewarnai dinamika Kongres HMI XXXI.
Saat launching gagasan, Rayhan panel dengan dua intelektual dari kalangan akademisi. Dr Sofyan Sjaf (Wakil Ketua LPPM IP) dan Dekan FK UPN Veteran Jakarta Dr. dr. Taufik Pasiak M.Kes, MPd.I (Ilmuan Otak dan Prilaku) yang ikut hadir secara daring.
Kegiatan launching gagasan Raihan Ariatama ini dilakukan via online dan hanya off line diikuti beberapa kader HMI dan disaksikan kader HMI dari berbagai daerah via online yang disiarkan lansung melalui akun FB Empowering HMI.
Saat launching gagasan bertemakan “HMI Menuju Satu Abad”. Raihan Ariatama memaparkan 4 point utama Empowering HMI”.
Gagasan Raihan untuk HMI ini mengarah kepada keikutsertaan HMI dalam mengisi perkembangan zaman dan era teknologi serta mampu beradaptasi lebih baik dan lebih cepat dengan semua perkembangan itu.
Serta mendorong HMI untuk mandiri secara ekonomi melalui kegiatan ekonomi dan adaptasi baru pola pengkaderan HMI sesuai tuntutan zaman.
Raihan optimis bahwa gagasan yang ditawarkan paling dibutuhkan HMI hari ini.
“InshaAllah apa yang kami tawarkan dan gagasan yang kami bawa akan menjadi sesuatu yang baru dan baik untuk HMI kedepannya. Tinggal bagaimana kita semua, seluruh kader HMI sepakat dan mau bersama sama pula menjadikan Empowering HMI sebagai gagasan bersama,”kata Raihan
Raihan mengajak seluruh kader HMI untuk mendukung gagasan ini.
Karna menurutnya, pekerjaan ini bukanlah mudah dan bisa dilakukan sendiri.
Menurut Raihan Kongres adalah momentum penting dalam sebuah organisasi, karena dalam forum kongreslah sejumlah kebijakan strategis organisasi akan dirumuskan dan tetapkan.
“Saya telah menyiapkan gagasan itu yang diturunkan dalam bentuk program yang saya terapakan di HMI ketika terpilih sebagai Ketua Umum PB HMI melalui forum Kongres ke XXXI di Surabaya,”janji Raihan.
Raihan juga menjelaskan bahwa program-program yang didorong olehnya sesuai dengan perkembangan zaman di abad 21 berikut: “HMI Digital”, “HMI Empowering atau HMI E-4.0”, “HMI Inkubator Entrepreneurship” dan “HMI Perisai Kebangsaan”.
Lanjutnya lagi program yang ditawarkan ini memiliki turunan dan fokus yang berbeda-beda, dimana pada HMI Digital telah disiapkan aplikasi yang diberinama E-HMI (empowering HMI) yang bisa diakses oleh para kader melalui playstore.
Salah satu yang menjadi consen dirinya sebagai ketua umum PB HMI adalah perkaderan, dengan melakukan adaptasi pola perkaderan baru sesuai dengan model pembelajaran baru di abad 21 sebagaimana model Pendidikan di abad 21 yang ditawarkan oleh Word Economi Forum.
“Sehingga kita semua berharap bahwa HMI harus melahirkan kader yang pikiranya untuk memandang kedepan, apalagi HMI sedang menuju ke satu abad, maka SDM kader harus kita siapkan dan itu sudah harus dimulai dari sekarang,”tutup anak muda berwajah tampan.(tr21)















