Wongkar : Head to Head Atau Keroyokan Kami Siap !
Harimanado.com– Tensi suhu Pemilihan Gubernur (Pilgub) 9 Desember condong naik turun.
Sejumlah elit disinyalir ingin memancing emosi incumbent Olly Dondokambey-Steven Kandouw yang diusung PDIP Sulut.
Salah satu cara dengan menyodorkan skenario head to head.
Duel lawan incumbent sangat memungkinkan asal Nasdem calon gubernur. Dengan Vonnie A Panambunan 01. Pasangan 02 diambil dari PG atau PD.
Informasi sumber politikus kawakan Sulut, Selasa ini (4/8) dibangun komunikasi DPP Nasdem dan DPP Partai Golkar.
DPP PG sudah mendesak Christiany E Paruntu (CEP) untuk mendapatkan SK DPP PAN. Andai SK resmi DPP PAN tidak dikeluarkan, kans CEP dikawinkan dengan VAP sangat rasional.
“Saya diminta masukan di pilgub Sulut. Saya usulkan head to head. Asal Partai Golkar ikhlas ke Partai Nasdem calon gubernur,”tandas sumber yang sarat pengalaman.
Andai PG bersepakat, maka kans head to head tinggal tunggu waktu.
Kenapa Nasdem, harus diistimewakan. Alasan paling masuk akal, kursi mereka 9. Tertinggi kedua setelah PDIP (18)
Bisa sendirian mengusung calon. Nasdem juga dipimpin politisi kawakan Surya Paloh.
Senior di Partai Golkar.
Senioritas jauh di atas ketum DPP PG Airlangga Hartarto dan Sekjen DPP PG Paulus Ludwyik Golkar.
“Skema koalisi Nasdem PG dengan VAP nomor bisa terjadi. Kalau sebaliknya Surya Paloh enggan kayaknya,”tandasnya.
Namun, rencana serangan besar tersebut tak dihitung PDI Perjuangan.
Sekertaris PDIP Sulut Frangky Wongkar mengatakan, PDIP telah siap melakukan pertempuran.
Partainya siap sekali. Apakah mau head to head atau keroyokan PDIP tak kendur.
“Yang lain masih sibuk tunggu SK dan cari pasangan. Malahan sekarang kami terus atur strategi, “jelasnya tadi malam.
Perlu diketahui PDIP sekarang setiap hari rapat strategi pemenangan pilkada.
“Biarpun kami dikeroyok atau head to head kami tak akan takut. Karena pasangan kami sudah nyata telah melakukan perubahan untuk Sulut, “jelasnya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Sulut Lucky A Senduk menanggapi santai wacana koalisi besar yang akan dibangun Nasdem Cs.
“Buat PDI Perjuangan, silahkan wacanakan hal tersebut dan buktikan,” tantang Lucky, Senin kemarin.
Dia menyentil bahwa koalisi besar bagaimana lagi yang akan dibangun. Sementara saat ini saja Gerindra, Perindo, PKB, PPP, PSI itu sudah menyatakan dukungan ke ODSK.
“Jadi kalaupun ada koalisi lain itu namanya koalisi sisa bukan koalisi besar.
,” pungkas Senduk.
Terpisah, Pengamat Politik Universitas Sam Ratulangi Ferry Liando mengatakan, sejak lalu menegaskan segala kemungkinan bisa terjadi.
Sepanjang belum ada penetapan pasangan calon dari KPUD. Peluang nama yang sudah disebut belum tentu berlanjut menjadi calon.
Menurutnya, proses masih sedang berjalan. Sekiranya Nasdem dan Golkar akan menyatu bukan sesuatu yang aneh.
“Cuma saja untuk mengganti posisi ibu CEP dan ibu VAP sebagai bakal calon Gubernur sepertinya berat. Keduanya telah berjuang lama untuk mendapatkan posisi ini. Namun, dalam politik tak ada yang mustahil. Semuanya bisa akan berubah tanpa diduga sebelumnya,”terang dosen pascasarjana itu, tadi malam.(tra/fjr)















