Harimanado.com- Pembukaan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) IX tahun 2020, sangat sukses, Jumat malam.
Muktamar kali ini gunakan metode online yang dipusatkan di kota Makasar.
Kota Manado salah tuan rumah dari 10 zona yaitu Makasar, Manado, Banten, Surabaya, Semarang, Medan, Palembang, Balikpapan, Bogor, dan Serang.
Ada empat peserta dari DPW, yakni propinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara, secara virtual
Kata Jokowi, Indonesia membutuhkan konektivitas digital during dan daring guna menumbuhkan budaya persatuan di seluruh tanah air untuk menebarkan kesejukan dan kedamaian, menumbuhkan toleransi dalam perbedaan dan kebhinekaan, serta memperkokoh persatuan dalam keberagaman.
“Jangan sampai konektivitas digital ini diisi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab di media sosial. PPP sebagai partai Islam tertua di negeri ini yang terpercaya dan dipercaya ummat, sudah pasti sangat berpengalaman dalam membangun bangsak,” ungkap Jokowi.
Sebelumnya dalam sambutan pembukaan Muktamar, Plt ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menjelaskan bahwa Muktamar yang mengangkat tema ‘Merawat Persatuan Dengan Pembangunan’, dilaksanakan secara virtual dan dibagi berdasarkan zonasi. Hal ini kata Monoarfa, karena mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19.
“PPP memperhatikan pencegahan penyebaran Covid-19, karena pandemi ini merupakan ancaman serius bersamaan dengan ancaman resesi. Untuk itu membutuhkan persatuan untuk mencegah ancaman tersebut, karena keselamatan rakyat yang paling diutamakan seperti pesan Presiden,” jelas Monoarfa.
“Adapun tema Muktamar kali ini, karena PPP terpanggil merawat persatuan dengan pembangunan, dan dengan membangun kita rawat persatuan. Sebab, pembangunan adalah jembatan menuju persatuan bangsa,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil Sekjen DPP PPP Marijam Thawil yang bertugas sebagai SC (Stering Comite) dan pengarah Muktamar zona 9 Manado saat diwawancarai menjelaskan, bahwa seluruh kegiatan Muktamar dilaksanakan dengan memperhatikan standar sterilisasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Kami menjamin seluruh muktamirin atau peserta Muktamar wajib memperhatikan protap pencegahan Covid-19. Karena Muktamar sangat menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat dan seluruh muktamirin wajib menunjukkan hasil swab yang negatif,” ujar Marijam.(ls/tr21)















