Hasil survei LSI Denny JA kali ketiga ini sangat mengejutkan, serta menjadi penentu hasil akhir 7 hari tersisa menjelang Pemilihan Serentak 2020.
LSI turun lapangan sejak tanggal 19-25 November dengan memperoleh 800 responden di semua kabupaten/kota di Sulut.
Survei ini dikerjakan melalui
metode wawancara tatap muka, dengan estimasi margin of error sebesar 3.5 %.
Dari berbagai sepak-terjangnya yang terbukti akurat, saat ini LSI mengangkat tema, ‘Kekuatan Para Kandidat Jelang Finish: Olly-Steven Di Ambang Dua Periodekah?’
Hasil akhir ini membuat para kandidat lain (Penantang) was-was jelang hari pencoblosan kian dekat.
Pada forum Konpers, Direktur LSI Denny JA, Adjie Alfaraby langsung membeberkan hasil temuannya di lapangan bahwa Petahana sangat perkasa dan berpotensi menang kembali.
“Buktinya pasangan Petahana OD-SK masih Perkasa diatas 65%, serta jauh melampaui CEP-SSL 26,2% dan VAP-HR 5,5%,” bebernya.
Menurut Adjie, Bisa saja ODSK akan memecahkan rekor dari mantan Gubernur Gorontalo yaitu Fadel Muhammad yang masih belum bisa dipecahkan.
“Mereka yang belum menentukan pilihan tersisa 2,6%, jika ditambah pada suara Penantang, belum bisa mengalahkan keperkasaan petahana, apalagi dibagi secara proporsional,” tuturnya.
Lanjutnya, selain keperkasaan tersebut, ODSK juga menguasai 6 Segmen pemilih penting, yang juga pengaruh pada pesta demokrasi.
“Pertama kepuasan terhadap kinerja petahana di atas 80%, kedua persepsi keberhasilan di atas 80%, ketiga Petahana paling dikenal dan disukai 98,5% di atas kandidat lainnya, keempat diatas 65% ingin Petahana menjabat kembali, kelima mereka yang berkeinginan petahana terpilih di atas 75%, dan terakhir unggul semua aspek personality dibanding cagub lainnya,” ungkapnya.
Maka dari itu, LSI berkesimpulan bahwa Petahana ODSK sudah di ambang dua periode, bahkan berpotensi memenangi pertarungan dengan kemenangan besar.
“Semua Aspek (Variabel) yang menjadi pertimbangan pemilih dalam memilih diungguli oleh Petahana, dan sulit sekali (hampir mustahil) kompetitor mampu mengejar elektabilitas Petahana,” pungkas Direktur Denny JA.(tr21/fjr)















