MANADO– Kondisi gedung rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Tingkulu, Kecamatan Wanea memang memprihatinkan.
Wali Kota Manado Andrei Angouw sempat geleng kepala setelah melihat dengan kepala sendiri suasana gedung bertingkat pada Jumat (08/04/2022) pagi.
Hampir semua sudut rusunawa dilihat AA. Dari lantai dasar sampai atap rusunawa dicek konstruksi dan fasilitas di dalamnya.

Ada banyak masalah yang melilit gedung yang dibangun era Wali Kota GSVL Lumentut periode kedua.
AA dan tim yang mendampingi seperti Asisten II Atho Bulo, Plt Kadis Perkim Pieter Eman, Kepala UPTD Rusunawa Joy Imbar, Camat Wanea Deasy Kalalo menemukan banyak bagian yang harus direnovasi.
“Kami menemukan kondisi rusunawa harus banyak diperbaiki, di antaranya sanitasi, instalasi air dan bangunan sudah tidak layak,”kata AA.
Setelah melihat fakta di lapangan, AA berkesimpulan renovasi rusunawa butuh anggaran miliaran rupiah. Pasalnya anggaran perbaikan rusunawa ditata di APBD sebesar Rp. 500 juta.
“Akan ditambah anggaran, tahun ini Rp.500 juta tidaklah cukup, karena kondisinya cukup parah,” tutur mantan ketua DPRD Sulut
AA sempat melihat genangan air dan rembesan air di dinding. Setelah diskusi dengan pengelola, akhirnya AA minta untuk naik ke atap, tempat tong air ditaruh di 9. Ditemukan sumber kebocoran air di dalam gedung berasal dari tong tempat penampungan air rusunawa.
“Ini (tong) harus diganti, nanti anggarkan,”sentil AA kepada Plt Kepala Dinas Perkim, Pieter Eman saat berada di lantai teratas bangunan itu.
Wali kota dalam turlapnya juga memantua situasi di RSUD Kota Manado yang ada di seberang rusunawa. Setelah itu menuju Rumah Sakit Gigi dan Mulut Kota Manado di eks gedung BP7 Wanea.(SB/cindy)















