MANADO, Harimanado.com- Perayaan hari lahirnya Muhammadiyah (milad) ke 113 di Sulut lebih semarak dan barokah untuk Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulut.
Resepsi Milad bertema Memajukan Kesejaheraan Bangsa di Hotel Sintesa Peninsula Manado pada Minggu, (30/11/2025) dihadiri lebih dari 1000 orang.
“Alhamdulillah kami sebagai panitia mengucapkan terima kasih kepada para undangan. Kami minta maaf jika ada yang kurang,”ujar Sofyan yang juga kadis perikanan dan pertanian.
Resepsi dihadiri Penasehat Khusus Urusan Haji Presiden Prabowo Subianto Prof Dr Hi Muhadjir Effendy, Karo Pemprov Sulut Lukman Lapadengan, Kapolres Manado Kombes Pol Irham Halid, Kaban Kesbang Manado Sonny Marsellyno Takumansani wakili wali kota Manado, Kadis Disnaker Manado Fadly Kasim, pimpinan ormas Islam seperti Ketua NU Sulut Dr Ulyas Taha, Kakanwil HU Sulut Wahyudin Ukoli, Lutvia Alwi ketua Baznas Sulut, Ketua MUI Sulut Dr Nasarudin Yusuf, Sekum ICMI Hamzah Latif, dan Camat Bunaken Herry Anwar, Kakanmenag Bitung Yahya Pasiak, Kakanmenag Kotamobagu Jamal Lamato
Ada juga pimpinan organisasi kepemudaan seperti BKPRMI Sulut, GPII Sulut, PMI Sulut, semua pimpinan PWM Sulut, PDM se Sulut, Pimpinan Aisiyah Sulut, PDA se Sulut, dan organisasi otonom Muhammadiyah.
Ketua PWM Sulawesi Utara Masrur Mustamat ME menyampaikan bahwa usia 113 tahun lebih dari angka, tetapi tunjukkan kedewasaan kehadiran Muhammadiyah di negeri ini sudah tidak terhitung kontribusinya.
“Muhammadiyah sudah memasuki usia matang. Ini bukan hanya tentang lamanya berdiri, tetapi tentang konsistensi dalam berjuang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pengusaha sukses sempat membuat joke hubungan Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU), khususnya di Sulut. Muhammadiyah itu kakak, NU adik. Di Sulut hubungan kami baik. Sebagai kakak, Muhammadiyah sayang kepada adiknya, NU,
Prof Muhadjir menyentil arah gerak Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan yang inklusive berkemajuan yang senantiasa memikirkan derajat hidup anak bangsa melalui pendidikan dan ekonomi “Muhammadiyah adalah gerakan. Kami memiliki ideologi yang jelas dan arah perjuangan yang konsisten,” ujarnya.
Di sela acara milad, Muhammadiyah Sulut ketambahan aset dari warga Bolmong berupa hibah tanah SD Muhammadiyah dan sebidang tanah di Doloduo. Di saat bersamaan LazisMU Sulut membagikan paket sembako kepada 9 orang kaum dhuafa
Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan bantuan senilai Rp100 juta yang diterima Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulut.
Bantuan untuk beasiswa Tunggakan UKT bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Manado senilai Rp30 juta. Kedua, Bantuan Pemberdayaan UMKM Dhuafa PWM Sulawesi Utara sebesar Rp70 juta
RCEO BSI Region 10 Makassar, Sukma Dwie Priardi, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran BSI dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.11















