MANADO– Berkat lobi Gubernur Sulut Olly Dondokambey sebanyak 10 ribu sertipikat tanah diserahkan untuk masyarakat Sulawesi Utara.
Penyerahan digelar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) secara hybrid, Rabu (15/12) di Aula Mapalus, Kantor Gubernur.
Adapun penerima secara simbolis yang hadir berjumlah 100 orang.
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Sulut, Lutfi Zakaria menjelaskan ada 10 ribu sertifikat yang akan diserahkan kepada masyarakat dan secara simbolis diberikan untuk 100 warga.
“Selanjutnya bertahap diberikan oleh kantor pertanahan kabupaten/kota,” kata Lutfi Zakaria.
Menurut Zakaria, adanya program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) dalam kurun waktu lima tahun (2017-2021), membuat jumlah bidang tanah terdaftar di bumi nyiur melambai meningkat signifikan.
Ia menjelaskan, PTSL di Sulut juga dilaksanakan di daerah kepulauan termasuk Pulau Bangka yang menjadi penunjang KEK Likupang.
Dan ini merupakan kerja sama harmonis antara jajaran Kementerian ATR, Pemda, Forkopimda dan tokoh masyarakat,” ujar Lutfi sembari memberi apresiasi kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Steven Kandouw karenabegitu mendukung suksesnya PTSL.
Steven Kandouw mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN atas program pemberian sertipikat tersebut.
Menurut Kandouw, kebijakan itu sangat mempengarauhi road map pemerintahan Sulut dan memberikan manfaat bagi rakyat.
“Pemprov Sulut terus mendukung upaya, ikthiar dan semangat Kementerian ATR,” tegas Kandouw.
Menurut Kandouw, kebijakan itu sangat mempengarauhi road map pemerintahan Sulut dan memberikan manfaat bagi rakyat.
“Pemprov Sulut terus mendukung upaya, ikthiar dan semangat Kementerian ATR,” tegas Kandouw.
Tak hanya Sulut, penyerahan sertipikat juga untuk Provinsi Kalimantan Barat dan Bali.
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menjelaskan pemberian serpikat tanah gratis merupakan program Presiden Joko Widodo yang konsen dengan kesejahteraan masyarakat.(art)















