Harimanado.com,,MANADO– Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sulawesi Utara (Sulut) 2024 ada di track yang bagus. Ini menunjukkan sektor rill bergeliat di 2024.
Data bank Indomesia (BI) memotret ekonomi Sulut tumbuh 5,38 % dibanding tahun 2023 (yoy). Di atas Nasional 5,03%.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut Andry Prasmuko menyampaikan kondisi perekonomian global, nasional dan Sulut, yang dilanjutkan dengan outlook pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun 2025 dan 2026.
“Pertumbuhan tersebut didorong tingginya peran konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor. Hal ini sejalan dengan pangsa kredit Sulut yang didominasi kredit konsumsi dibandingkan jenis lainnya, tutur kepala BI KpW Sulut Andry Prasmuko saat sambutan Halal bi Halal 1446 H Kamis(24/4/2025) di Four Point hotel Manado.
Lebih lanjut kata Andry BI-Rate dipangkas 25 bps menjadi 5,75% di Januari 2025 turut menekan suku bunga Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi.
Dari Sisi lapangan usaha, sektor pertanian dan perdagangan jadi pendorong PE Sulut.
“Pada tahun 2025, diprakirakan Sulut akan tumbuh di kisaran 5, 1-6,1% dan 5,2-6,2%. Yang akan didorong sektor perdagangan, pertanian, serta transportasi,”ujarnya.
Andry menyentil inflasi Sulut masih dalam sasaran target nasional. Pada tahun 2025 dan 2026 diprakirakan masih terjaga pada rentang 2,5% ± 1% seiring penguatan ekosistem pangan melalui Program Swasembada Pangan serta peningkatan ketahanan pangan strategis melalui rangkaian program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Pada acara itu ada insight yang disampaikan Erwin Situmorang selaku Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Utara; Elvira Katuuk selaku
Kepala Bappeda Sulut; Sahril Salim selaku Director of Sales & Marketing dari Hotel Fourpoints Manado; Donald Parayow dari PT. Hasjrat Abadi; dan Nikolas Fajar dari Universitas Negeri Manado.Mereka.menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan ekonomi global.
Adapun modal eksisting yang dimiliki juga perlu dioptimalisasi, utamanya pelabuhan dan bandar udara yang telah berskala internasional serta ketersediaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung dan Likupang.”Kita semua harus Optimis ditahun ini kondisi Perekonomian kita tumbuh positif,” tambah Prasmuko.(at/ham)















