Harimanado.com, MINAHASA–Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene secara resmi melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Sekolah Lanjutan Advent Tompaso, Kecamatan Kawangkoan, Minahasa, Minggu (13/9). Pembangunan BLK ini tidak lepas dari dampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, Sulut khususnya.
Hal ini dikatakan politisi Nasdem itu saat menyampaikan pidato. Menurut FER, pemerintahan Joko Widodo-K.H Ma’ruf Amin berfokus pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) Indonesia unggul dan maju yang toleran, berahlak mulia dan setia pada ideologi Pancasila, sebagai salah satu program prioritas pembangunan selama lima tahun ke depan.
“Dalam hal ini, ciri manusia Indonesia unggul dan maju, yaitu generasi pekerja keras, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berdedikasi. Serangkaian upaya telah dicanangkan untuk mewujudkan agenda tersebut, diantaranya dengan sejumlah program yang diamanatkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia yang merupakan mitra dari komisi IX DPR RI,”ujar FER.
Lanjutnya, tujuan pembangunan ini agar kualitas tenaga kerja di Indonesia, Sulut terlebih semakin meningkat. Dengan meningkatnya kualitas tenaga kerja Indonesia maka kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan baik di dalam maupun di luar negeri semakin terbuka lebar sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.
“Standar kualitas yang ditetapkan pun semakin meningkat, agar mampu bersaing di pasar nasional, regional, maupun internasional. Berkaitan dengan hal tersebut, Komisi IX bersama Kemenaker RI berkomitmen untuk terus mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar mampu beradaptasi, bertahan di tengah perubahan dunia kerja dan mampu menghadapi persaingan global yang semakin ketat,”sambung FER.
Oleh karena itu, Komisi IX DPR RI bersama Kemenaker RI telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program untuk meningkatkan akses dan mutu pelatihan vokasi guna menyiapkan SDM kompeten dan berdaya saing. Sinergitas antar komisi IX DPR RI, pemerintah dan masyarakat tersebut, diantaranya diimplementasikan melalui pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.
“BLK Komunitas diharapkan bisa menjadi tulang punggung dalam mencetak pekerja, yang didekatkan dengan lembaga pendidikan keagamaan atau lembaga keagamaan non pemerintah. Akhirnya saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan pengelola BLK komunitas SLA yang sudah mau ikut terlibat bersama-sama dalam program ini,”tandasnya.
Sementara itu, Direktur SLA Lexy Weley mengatakan, dengan ini mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene yang telah menfasilitasi hibah balai latihan kerja kepada daerah konferens Minahasa yang meliputi Tomohon, Minahasa, Minsel dan Mitra. Yang hari ini telah terlaksana peletakan batu pertama.
“Kami yakini pembangunan ini akan brjalan sebagaimana jadwal yang ditetapkan. Dan kami sangat percaya melalui BLK ini akan mendidik membina mereka yang memiliki minat dalam seni kuliner, untuk mereka bekerja berwirausaha dalam bidang yang diajarkan kepada mereka. Terima kasih tuhan yesus memberkati,”terangnya.(tr21/fjr)















